Hubungan dengan Direktur Sepakbola MU Menegang, Ruben Amorim Tegaskan Posisinya Manajer Bukan Pelatih

AKURAT.CO, Awal tahun tampaknya menjadi momen yang “tegang” bagi Pelatih Manchester United (MU), Ruben Amorim. Hasil imbang 1-1 kontra Leeds United pada Minggu (4/1) mempertinggi tensi di internal Setan Merah.
The Guardian mengindikasikan bahwa hubungan Ruben Amorim dengan Direktur Olahraga MU, Jason Wilcox, memanas dalam beberapa waktu terakhir. Amorim bahkan mengisyaratkan bahwa hierarki MU terlalu mencampuri pekerjaannya.
Hal ini dinyatakan Ruben Amorim dengan menegaskan bahwa posisinya di MU bukan sekadar pelatih, melainkan manajer. Dengan berkata demikian, pelatih asal Portugal berusia 40 tahun itu hendak mengatakan bahwa ia sedang diintervensi.
Baca Juga: Liga Inggris: Gol Telat Chelsea Imbangi Man City, Arsenal Unggul 6 Poin di Pucuk Klasemen
“Saya datang ke sini untuk menjadi manajer Manchester United, bukan untuk menjadi pelatih Manchester United. Itu jelas,” kata Amorim usai laga Leeds vs MU di Elland Road, Leeds, Inggris.
“Saya tahu nama saya bukan (Thomas) Tuchel, (Jose) Mourinho, atau (Antonio) Conte, tetapi saya manajer.”
Salah satu wacana di tengah konflik internal MU adalah sistem permainan tiga bek yang menjadi preferensi Amorim. Padahal, MU dikenal dengan tradisi empat bek dan pemain sayap.
Hal lain adalah keengganan klub menjual Kobbie Mainoo yang tampaknya tidak terlalu disukai Amorim dalam sistem permainannya. Pemain berusia 20 tahun ini mengalami cedera dan belum tampil sebagai starter sekalipun musim ini.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Arsenal Jebol Aston Villa 4 Gol, MU dan Chelsea Imbang
Amorim sendiri menyaksikan timnya kebobolan terlebih dahulu melalui Brenden Aaronson di menit ke-62 dalam laga tandang versus Leeds. MU membalas tiga menit kemudian melalui aksi Matheus Cunha.
Hal lain yang direspons oleh Amorim adalah anggapan bahwa MU terlalu sensitif dengan kritik eksternal. Terutama yang datang dari eks pemain MU yang kini menjadi pundit, Gary Neville.
“Jika orang-orang tidak bisa mengatasi Gary Neville dan semua kritik, kami harus mengganti klub,” kata eks Pelatih Sporting Lisbon tersebut.
Dari lima pertandingan terakhir di Liga Primer, MU hanya menang sekali dengan tiga kali imbang dan sekali kalah. Mereka saat ini berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan nilai setara Chelsea di peringkat kelima.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








