Timnas Indonesia Dilatih John Herdman Dari Inggris, Hamka Hamzah Kenang Peter Withe

AKURAT.CO, Mantan penggawa Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, menaruh harapan terhadap sosok pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Ia membandingkan dengan pengalaman dilatih oleh pelatih asal Inggris, Peter Withe.
Hamka Hamzah sempat merasakan kerasnya dilatih oleh Peter Withe pada era 2000-an. Adapun John Herdman juga berasal dari Inggris, sama seperti Peter Withe.
Hamka Hamzah yang pernah merasakan langsung didikan Peter Withe mengungkapkan karakter khas pelatih Inggris yang dikenal sangat menekankan disiplin.
Baca Juga: Piala AFF: Hamka Hamzah Optimis Timnas Indonesia Juara dengan John Herdman
"Di mana Peter Withe juga memprioritaskan kedisiplinan, fisik, dan jago taktik pastinya," kata Hamka Hamzah saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
"Peter Withe itu, setiap pelatih mempunyai kelebihan, tapi saya mengingat bahwa Peter Withe, satu kedisiplinan, kedua fisik, dan taktik dia."
Meski Peter Withe sempat mencatat prestasi dengan membawa Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2004, periode kepelatihannya juga meninggalkan sejumlah catatan kelam.
Di bawah arahan Peter Withe, Timnas Indonesia gagal melangkah jauh di Piala AFF 2007 setelah tersingkir di fase grup.
Baca Juga: Piala AFF: John Herdman Anggap Lawan Vietnam di Fase Grup Ideal untuk Timnas Indonesia
Sementara John Herdman sudah diresmikan sebagai pelatih Timnas Indonesia. Mantan pelatih Timnas Kanada ini mendapat kontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan kontrak dua tahun.
Dengan latar belakang sesama dari Inggris, Hamka Hamzah berharap John Herdman bisa memberikan harapan baru bagi Timnas Indonesia.
Apalagi sebelumnya Timnas Indonesia pernah memiliki harapan besar namun akhirnya sirna setelah gagal melenggang ke panggung Piala Dunia 2026.
"Jadi mudah-mudahan pelatih baru ini bisa membawa harapan baru bagi sepakbola Indonesia lagi, di mana sebetulnya kita mempunyai harapan besar di bawah naungan Coach Shin Tae-yong," kata Hamka.
"Tapi diganti di tengah jalan oleh Coach Patrick, dan hasilnya kita bisa lihat sendiri. Kita semua kecewa, tapi ya kita harus terus maju ke depan. Bagaimana untuk memikirkan tim nasional ini bisa berprestasi melebihi mungkin dari Coach Shin Tae-yong."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








