Jose Mourinho Tegaskan Karier Gianluca Prestianni Berakhir Jika Tuduhan Rasisme Terbukti

AKURAT.CO, Pelatih Benfica, Jose Mourinho, akhirnya bicara soal tuduhan aksi rasis yang dilakukan salah satu pemainnya, Gianluca Prestianni terhadap winger Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan yang disampaikannya pada Minggu (1/3) ini adalah yang terakhir setelah Jose Mourinho dikritik banyak pihak atas respons pertamanya pasca insiden Gianluca Prestianni dan Vinicius Junior, 18 Februari lalu.
Kali ini, Jose Mourinho menegaskan bahwa ia adalah figur yang menolak tegas diskriminasi termasuk rasisme. Mou–sapaannya Mourinho–juga menyebut karier Gianluca Prestianni bisa berakhir jika tuduhan rasisme terbukti.
“Jika seorang pemain tidak menghomarti prinsip-prinsip, yang juga merupakan (prinsip) saya dan Benfica, maka karier pemain dengan pelatih bernama Jose Mourinho dan klub bernama Benfica itu akan selesai,” kata Mourinho sebagaimana dipetik dari BBC.
Prestianni dituduh melontarkan kalimat bernada rasial terhadap Vinicius pada pertandingan leg pertama play-off Liga Champions 2025-2026 di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal 18 Februari silam.
Dalam insiden itu Prestianni terlihat menutup mulutnya dengan jersey saat melontarkan perkataan ke arah Vinicius. Pemain asal Argentina itu diduga menyebut kata bahasa Spanyol “mono” yang berarti monyet.
Adapun Mourinho mendapat serangan karena setelah laga tersebut justru mengkritik cara selebrasi Vinicius. Dengan pernyataan tersebut Mourinho dianggap memaklumi serangan rasial dengan “membatasi” ekspresi Vinicius.
“Saya bukan ahli, tetapi saya juga bukan orang dungu. Praduga tak bersalah juga hak asasi, bukan?” kata Mourinho.
“Saya bertahan dengan pendapat saya. Jika sang pemain memang bersalah, saya tidak akan melihat dia dengan cara saya melihat dia sebelumnya, dan bagi saya, dia selesai. Tetapi saya harus menempatkan banyak ‘jika’ di depan hal itu.”
Madrid sendiri akhirnya mengalahkan Benfica dengan agregat 3-1 pada play-off Liga Champions kali ini.
Mereka menang 1-0 di kandang Benfica dan unggul 2-1 di leg kedua ketika menjadi tuan rumah, Kamis (26/2). Mourinho absen di laga kedua karena dikartumerah pada leg pertama.
Adapun Vinicius mencetak gol kemenangan di dua pertandingan tersebut. Penyerang asal Brasil itu juga mengulangi selebrasinya yang diprotes Mourinho setelah mencetak gol kedua Madrid di leg kedua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






