Akurat
Pemprov Sumsel

Real Madrid Selidiki Suporter yang Lakukan Salut Nazi di Laga Kontra Benfica

Hervin Saputra | 26 Februari 2026, 19:31 WIB
Real Madrid Selidiki Suporter yang Lakukan Salut Nazi di Laga Kontra Benfica
Baliho raksasa bertuliskan pesan anti rasisme dibentangkan di tribun Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, pada laga Real Madrid vs Benfica, Rabu (25/2/2026).

AKURAT.CO, Betapapun insiden dugaan rasisme yang menimpa pemain Real Madrid, Vinicius Junior, di kandang Benfica menjadi pembicaraan dalam sepekan terakhir, aksi serupa tampaknya tetap bergulir.

Justru terjadi ketika Real Madrid ganti menjadi tuan rumah menjamu Benfica di leg kedua play-off Liga Champions 2025-2026. Yakni adanya suporter Madrid yang melakukan gerakan salut ala Nazi.

Insiden ini bahkan disampaikan sendiri oleh Madrid pasca laga Real Madrid vs Benfica di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu (25/2).

“Real Madrid menyampaikan bahwa kami sudah mendesak Komite Disiplin (UEFA) untuk melakukan prosedur pengusiran segera terhadap salah satu anggota (suporter) yang tertangkap kamera televisi melakukan salut Nazi di area Tribun Animacion, beberapa saat setelah pertandingan Real Madrid dan Benfica dimulai,” tulis Madrid di laman resminya.

“Anggota suporter ini telah diidentifikasi oleh staf keamanan klub tak lama setelah muncul di layar dan langsung dikeluarkan dari Stadion Santiago Bernabeu.

“Real Madrid mengecam tipe gerak tubuh dan ekspresi yang menghasut kekerasan dan kebencian dalam olahraga dan masyarakat.”

Sepekan sebelumnya pada laga leg pertama di Stadion Da Luz, Lisbon, Portugal, pemain Benfica, Gianluca Prestianni, diduga melontarkan ucapan bernada rasis dengan menutup mulutnya.

UEFA menghukum Prestianni dengan larangan bermain satu laga sekaligus menolak banding klub raksasa Portugal tersebut.

Insiden ini mendapat perhatian luas juga dikarenakan pernyataan Pelatih Benfica, Jose Mourinho, pasca laga leg pertama.

Ketika itu Mourinho justru mempertanyakan cara selebrasi Vinicius Junior yang diinterpretasikan oleh sejumlah pihak sebagai permakluman atas aksi rasis terhadap winger Real Madrid.

Madrid sendiri merespons peristiwa di Lisbon dengan membentangkan baliho raksasa bertuliskan “No Al Racismo”. Kalimat dalam bahasa Spanyol itu dalam Bahasa Indonesia bisa berarti “Katakan Tidak Pada Rasisme”.

Rekan setim Vinicius yang mencetak satu gol di leg kedua kontra Benfica, Aurelien Tchouameni, mengatakan bahwa kemenangan atas Benfica merupakan kemenangan untuk “semua orang yang menentang rasisme”.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.