Atletico Madrid vs Barcelona: 'Hantu' Kartu Merah Membayangi Blaugrana Satu Dekade

AKURAT.CO, Kartu merah tampaknya menjadi “pisau pancung” bagi Barcelona di Liga Champions. Setidaknya dalam satu dekade terakhir, Barcelona adalah korban kartu merah terbanyak di kompetisi antar klub paling elite benua Eropa tersebut.
Catatan ini dikemukakan oleh media olahraga Spanyol, AS, menjelang derbi Espana di leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid dan Barcelona, Selasa (14/4/2026).
AS mencatat, dengan kartu merah yang diberikan kepada Pau Cubarsi pada pertandingan leg pertama, pekan lalu, Barcelona sudah menerima 12 kartu merah di Liga Champions selama sepuluh tahun sejak musim 2015-2016.
Di belakang Barcelona ada Bayern Munchen dengan delapan kartu merah diikuti Real Madrid di peringkat ketiga dengan enam. Bersama Hansi Flick saja sejak 2024, Blaugrana sudah mengantongi empat kartu merah.
Dari 12 pengusiran tersebut, tujuh di antaranya adalah kartu kuning kedua dan lima kartu merah langsung. Beberapa di antaranya bahkan terjadi di babak pertama–termasuk terhadap Pau Cubarsi.
Di musim ini saja, selain Pau Cubarsi, Ronald Araujo juga mendapat kartu merah. Itu terjadi pada pertandingan penyisihan melawan Chelsea di London, Inggris, 25 November lalu, di mana Barcelona ketika itu kalah 0-3.
Sementara musim lalu ada dua kartu merah untuk pasukan Katalunya. Yang pertama terhadap Eric Garcia ketika menghadapi AS Monako di penyisihan dan Pau Cubarsi di babak 16 besar versus Benfica.
Adapun wasit yang akan memimpin pertandingan Atletico Madrid vs Barcelona di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, malam ini adalah Clement Turpin asal Prancis.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sepertinya tak terlalu mempersoalkan siapa wasit yang akan memimpin duel krusial di kandang lawan malam ini. Pelatih asal Jerman itu justru menyebut bahwa Turpin adalah wasit berpengalaman.
“Saya rileks. Saya tenang, semuanya baik-baik saja. Dia (Turpin) wasit berpengalaman dan saya tidak ada keraguan,” kata Hansi Flick.
Hal yang sama juga disampaikan Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone. Menurutnya, wasit yang akan memimpin laga timnya kontra Barcelona menjalankan tugas berat.
“Tidak, saya hanya memikirkan tim saya. Bukan wasit. Mereka punya pekerjaan besar di depan mereka, sangat sulit sejalan kami semakin dekat ke final, dengan banyak akibat karena keputusan mereka dan tekanannya sudah sangat ekstrem,” kata Simeone.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








