Jakmania Cuma Mau Persija vs Persib Bertanding di Jakarta

AKURAT.CO Polemik venue laga antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung kian mengemuka jelang pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026.
Ketidakpastian penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, membuat berbagai spekulasi bermunculan. Termasuk kemungkinan Tim Macan Kemayoran harus angkat kaki dari Jakarta.
Ketua Umum The Jakmania, Diky Budi Ramadhan, menegaskan sikap tegas suporter Persija. Ia meminta pertandingan sarat gengsi tersebut tetap digelar di Jakarta, apa pun kondisinya.
Menurutnya, laga Persija kontra Persib bukan sekadar pertandingan biasa. Duel ini menyangkut identitas klub dan basis suporter yang sudah melekat kuat di ibu kota.
"Kami maunya tetap di Jakarta. Persija melawan Persib harus di Jakarta," kata Diky, Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Kata Jakmania Soal Polemik Persija Harus Koordinasi PSSI Sebelum Gunakan SUGBK
Situasi menjadi rumit karena SUGBK tengah dipersiapkan untuk agenda internasional. Stadion kebanggaan nasional itu direncanakan menjadi kandang Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday melawan Timnas Oman pada awal Juni mendatang.
Kondisi tersebut membuat Persija harus berkoordinasi dengan federasi jika tetap ingin menggunakan SUGBK. Di sisi lain, waktu yang semakin mepet memunculkan sejumlah alternatif venue.
Nama Jakarta International Stadium (JIS) menjadi opsi paling realistis karena masih berada di wilayah Jakarta. Namun, stadion megah itu belum sepenuhnya ideal untuk laga dengan tensi tinggi seperti Persija versus Persib.
Permasalahan kualitas rumput yang belum sepenuhnya optimal menjadi salah satu kendala. Selain itu, akses keluar masuk stadion, serta integrasi transportasi dinilai belum mampu menampung lonjakan besar suporter.
Tak hanya itu, kapasitas parkir yang terbatas juga menjadi perhatian serius. Dengan animo The Jakmania yang tinggi, aspek keamanan dan kenyamanan menjadi faktor krusial.
Baca Juga: Cetak Gol Lawan Persebaya, Allano Lima Tegaskan Kekuatan Persija di GBK dengan Jakmania
Alternatif lain yang mencuat adalah Stadion Kapten I Wayan Dipta. Stadion milik Bali United itu kerap dijadikan solusi bagi klub yang tidak bisa menggunakan kandangnya.
Namun, opsi tersebut dinilai kurang ideal karena pertandingan biasanya digelar tanpa penonton. Hal ini tentu bertolak belakang dengan karakter laga Persija kontra Persib yang identik dengan atmosfer suporter.
Diky pun mengakui JIS masih menjadi pilihan paling masuk akal jika SUGBK tidak bisa digunakan. Meski begitu, ia berharap semua pihak dapat mencari solusi terbaik agar Persija tetap tampil di Jakarta.
"Kita masih punya JIS kalau memang SUGBK tidak bisa dipakai," kata Diky.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju pertandingan pada 10 Mei 2026, keputusan terkait venue menjadi hal yang dinanti. Bagi Persija dan The Jakmania, satu hal yang pasti adalah laga klasik ini seharusnya tetap berlangsung di rumah sendiri.
Baca Juga: Persija dan I League Gelar Donor Darah di GBK, Antusiasme The Jakmania Tinggi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








