Saling Beri Assist, Chemistry Viktor Gyokeres dan Alexander Isak Bikin Swedia 'Menjanjikan'
AKURAT.CO, Sama-sama mencetak gol dan sama-sama memberikan assist. Itulah yang terjadi dengan duo penyerang Tim Nasional Swedia, Alexander Isak dan Viktor Gyokeres, saat menghadapi Tunisia di laga perdana Grup F Piala Dunia 2026.
Alexander Isak dan Viktor Gyokeres masing-masing mencetak satu gol dalam kemenangan 5-1 Swedia atas Tunisia pada laga di Stadion Monterrey, Guadalupe, Meksiko, Minggu (14/6/2026) atau Senin pagi WIB.
Alexander Isak mencetak gol di menit ke-30 dengan assist Viktor Gyokeres dan ganti membalas menjadi penyedia assist untuk gol Gyokeres di menit ke-59.
Adapun tiga gol lainnya di pertandingan pertama Swedia di Piala Dunia 2026 ini dicetak oleh Yasin Ayari di menit ketujuh dan 90+6 serta Mattias Svanberg di menit ke-84.
Kerjasama Isak dan Gyokeres ini menjadi perhatian karena mereka adalah dua penyerang terkemuka di Liga Primer Inggris. Isak adalah penyerang Liverpool sementara Gyokeres merupakan striker Arsenal.
Penampilan melawan Tunisia seakan memberitahu bahwa Isak dan Gyokeres berhasil membangun chemistry saat bermain untuk Tim Nasional Swedia. Pelatih Swedia, Graham Potter, memuji hal tersebut.
“Secara individu, tentu saja, mereka adalah pemain papan atas tetapi saya pikir bersama mereka bisa menjadi ancaman nyata,” kata Graham Potter usai laga sebagaimana dipetik dari BBC.
“Saya kira mereka akan menjadi lebih dan lebih baik dengan semakin banyak mereka bermain (bersama). Mereka saling melengkapi satu sama lain.”
Terutama Isak, pemain yang musim lalu banyak mengalami cedera bersama Liverpool tersebut juga memberikan assist untuk gol keempat Swedia yang dicetak Mattias Svanberg.
Secara keseluruhan, Swedia juga bermain baik. Mereka menguasai 51 persen kepemilikan bola dengan tujuh percobaan mencetak gol yang enam di antaranya tepat sasaran.
Bandingkan dengan Tunisia yang melakukan empat dan hanya dua tepat sasaran.
“Kami tidak sempurna; kami tahu kami tidak begitu. Tetapi di awal permainan saya kira kami mengontrol dengan baik,” kata Graham Potter.
Kemenangan atas Tunisia menempatkan Swedia di pucuk klasemen Grup F Piala Dunia 2026 dengan poin 3. Mereka mengungguli Jepang dan Belanda di posisi kedua yang bermain imbang 2-2 sebelum duel Swedia vs Tunisia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







