Siapa Pengganti Gareth Southgate? Ini 6 Kandidat Terkuat untuk Pelatih Timnas Inggris

AKURAT.CO Gareth Southgate telah mengumumkan pengunduran dirinya sebagai manajer Timnas Inggris setelah delapan tahun.
Asosiasi Sepak Bola (FA) berharap dia memperpanjang kontraknya setelah membawa tim ke final Piala Eropa 2024, tetapi Southgate memutuskan untuk mencari tantangan baru.
“Sebagai orang Inggris yang bangga, merupakan kehormatan hidup saya bermain untuk Inggris dan mengelola Timnas Inggris,” kata Southgate pada Selasa (16/7/2024).
Baca Juga: Gareth Southgate Resmi Mundur dari Timnas Inggris Pasca Kekalahan di Final Piala Eropa
“Ini berarti segalanya bagi saya, dan saya telah memberikan segalanya. Namun, ini saatnya untuk perubahan dan babak baru. Final hari Minggu di Berlin melawan Spanyol adalah pertandingan terakhir saya sebagai manajer Inggris," tambahnya.
Southgate (53) adalah manajer Inggris yang paling sukses dalam hal konsistensi penampilan di turnamen besar.
Inggris juga mencapai final Kejuaraan Eropa pada 2021, kalah dari Italia, dan semifinal Piala Dunia 2018, kalah dari Kroasia. Di Piala Dunia lainnya, tim tersingkir oleh Prancis di perempat final.
Eddie Howe dan tiga mantan manajer Chelsea, Graham Potter, Thomas Tuchel, dan Mauricio Pochettino, berada di puncak daftar FA untuk menggantikan Southgate.
Berikut adalah enam kandidat utama yang bisa menggantikan Southgate:
Baca Juga: Southgate Bahas Masa Depan Bersama Timnas Inggris Setelah Kekalahan di Final Piala Eropa 2024
1. Eddie Howe
Gaya menyerang yang selalu menjadi ciri khas Howe sebagai manajer dan temperamennya yang tenang bisa menjadikannya pilihan yang jelas untuk menggantikan Southgate.
Namun, pada usia 46 tahun, ia mungkin merasa kesempatan ini datang terlalu dini. Kontraknya dengan Newcastle berlangsung hingga 2027, tetapi keberangkatan Amanda Staveley dan Mehrdad Ghodoussi sebagai direktur minggu lalu bisa menjadi faktor penting.
Howe mungkin tergoda oleh sekelompok pemain luar biasa yang akan berada di bawah komandonya di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Persiapan Makin Spesifik, Fisik Jonatan dan Ginting tak Boleh Turun Lagi
2. Graham Potter
Sejak dipecat oleh Chelsea pada April 2023, Potter yang berusia 49 tahun telah menjadi favorit awal di kalangan bandar taruhan.
Rekornya di Stamford Bridge tidak terlalu mengesankan, tetapi FA mungkin tertarik dengan komitmennya pada gaya permainan berbasis penguasaan bola, meskipun tim-timnya tidak dikenal produktif dalam mencetak gol.
3. Mauricio Pochettino
Pochettino telah menghabiskan sebagian besar karir kepelatihannya di Inggris tetapi akan menjadi penunjukan yang kontroversial mengingat latar belakangnya sebagai pemain Argentina.
Ia menunjukkan kemampuannya dengan membawa Chelsea ke peringkat enam musim lalu. Pochettino telah dikaitkan dengan pekerjaan di Timnas Inggris di masa lalu dan mungkin ada dalam daftar FA.
Baca Juga: Meski Filipina Masih Terkuat, Indonesia Punya Peluang Lolos ke Piala Asia Basket U-18
4. Thomas Tuchel
Tuchel membawa Chelsea memenangkan Liga Champions pada 2021 sebelum dipecat 14 bulan kemudian.
Pelatih asal Jerman ini mungkin terbuka untuk mengambil alih dari Southgate setelah meninggalkan Bayern Munich akhir musim lalu. Dia bisa menjadi pilihan menarik meskipun mahal mengingat rekornya yang sukses di berbagai negara.
5. Lee Carsley
Kandidat yang berkelanjutan. Carsley adalah mantan gelandang Republik Irlandia yang lahir di Birmingham dan membawa Timnas Inggris U-21 meraih kemenangan di Kejuaraan Eropa U-21 musim panas lalu.
Baca Juga: Olimpiade Paris: Berpotensi Raih Emas Angkat Besi, Rizki Juniansyah Dijadwalkan Tampil 9 Agustus
Dia mungkin menjadi pilihan sementara yang akhirnya permanen jika FA memutuskan mengikuti pendekatan yang sama seperti saat menunjuk Southgate pada 2016.
6. Jürgen Klopp
Klopp (57) telah pindah ke Mallorca dan tampaknya bertekad untuk beristirahat setelah meninggalkan Liverpool pada Mei.
Meskipun dia telah menyatakan bahwa manajemen internasional bisa menjadi pilihan suatu hari nanti, tampaknya terlalu berharap untuk mengharapkannya mengambil alih Timnas Inggris dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









