Piala Dunia 2026: Gagal Jebol Ghana, Inggris Mesti Siapkan Taktik Hadapi Permainan 'Low Block'

AKURAT.CO, Inggris menjadi anomali di antara tren tim-tim besar pada laga kedua Piala Dunia 2026. Yakni Inggris melempem di laga kedua setelah sukses di laga pertama sementara tim lain seperti Brasil, Portugal, dan Belanda justru sebaliknya.
Setelah menghancurkan Kroasia dengan skor 4-2 di Dallas, Amerika Serikat, pekan lalu, Tim Nasional Inggris harus menelan kenyataan pahit dengan imbang 0-0 versus Ghana pada duel kedua Piala Dunia 2026 di Boston, AS, semalam.
Fakta bahwa Inggris tak bisa mencetak gol pada pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 itu adalah yang paling disorot pada pertandingan di Stadion Gillette, Selasa (24/6/2026) atau Rabu dini hari WIB itu.
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengatakan bahwa kegagalan Tiga Singa menjebol gawang Ghana adalah karena skema permainan bertahan dalam yang diterapkan pasukan asal Afrika itu.
“Sulit untuk menemukan cara untuk menembus ketika lawan bermain (formasi) 4-5-1 dan sangat dalam dan sangat berkomitmen terhadap itu dan mereka merayakan 0-0 seperti kemenangan,” kata Thomas Tuchel sebagaimana dipetik dari BBC.
Legenda Timnas Inggris, Wayne Rooney, setuju dengan analisa Tuchel. Namun, Rooney mencatat bahwa skuad asuhan Tuchel terlalu sedikit melakukan umpan silang (crossing) sebagai jalan untuk menghadapi pertahanan low block.
“Ketika satu tim duduk dalam (formasi) low block, Anda harus menyilangkan bola. Itu sangat sulit untuk ditahan. Saya kira kami (Inggris) tidak cukup melakukan bola silang selama 90 menit,” kata Wayne Rooney.
Hasil imbang versus Ghana ini membuat Inggris harus menempuh duel terakhir grup L melawan Panama untuk memastikan tiket ke babak 32 besar. Saat ini Inggris menempati posisi puncak klasemen dengan empat poin setara Ghana di posisi kedua.
“Anda harus memberikan kredit ke Ghana. (Tadi pertandingan) sulit dan mereka punya pemain bagus, jadi tidak akan pernah ada pertandingan mudah,” kata gelandang Timnas Inggris, Declan Rice.
“Kami punya satu pertandingan grup lagi untuk memuncaki klasemen grup, jadi kami harus positif.”
Inggris akan menghadapi Panama di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, pada Sabtu (27/6/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








