Piala Dunia 2026: Pelatih Kongo Berduka Usai Timnya Tersingkir, Sang Ayah Meninggal Dunia

AKURAT.CO, Kabar duka menyelimuti pelatih Republik Demokratik Kongo, Sebastien Desabre, sesaat setelah timnya tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Ayah Sebastian Desabre dilaporkan meninggal dunia usai pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara timnya melawan Inggris di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Rabu (1/7/2026).
Informasi tersebut disampaikan oleh tim media RD Kongo ketika konferensi pers pascalaga berlangsung. Pengumuman itu membuat suasana ruang konferensi berubah haru.
"Kami dengan menyesal mengumumkan bahwa pelatih telah kehilangan ayahnya. Belasungkawa sedalam-dalamnya untuk beliau," demikian pernyataan tim media RD Kongo, dikutip dari TalkSport.
Desabre yang baru saja menyelesaikan konferensi pers hanya memberikan respons singkat.
Pelatih asal Prancis itu mengucapkan terima kasih kepada para wartawan sebelum meninggalkan ruangan.
Hingga kini belum diketahui kapan tepatnya ia menerima kabar meninggalnya sang ayah.
"Terima kasih," ujar Desabre singkat.
Duka tersebut datang setelah Republik Demokratik Kongo harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 akibat kalah 1-2 dari Inggris.
Les Leopards sebenarnya mengawali pertandingan dengan impresif. Brian Cipenga membawa RD Kongo unggul cepat pada menit ketujuh dan keunggulan itu mampu dipertahankan hingga memasuki babak kedua.
Namun, Inggris yang terus menekan akhirnya menyamakan skor melalui Harry Kane pada menit ke-75.
Striker tersebut kembali mencetak gol pada menit ke-86 untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan kemenangan The Three Lions.
Secara statistik, Inggris tampil lebih dominan dengan menguasai 60 persen penguasaan bola.
Tim asuhan Thomas Tuchel juga mencatatkan 16 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran.
Sementara RD Kongo melepaskan tujuh percobaan dengan hanya dua yang mengarah ke gawang.
Meski gagal melangkah ke babak berikutnya, pencapaian Desabre tetap layak diapresiasi.
Ia sukses membawa Republik Demokratik Kongo tampil di putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 1974 ketika negara tersebut masih bernama Zaire.
Pada fase grup, RD Kongo mengumpulkan empat poin dan finis di posisi ketiga Grup K Piala Dunia.
Hasil itu cukup mengantarkan mereka lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








