Prancis vs Maroko: Lawan Datang dengan Dendam, Didier Deschamps Minta Les Bleus Lebih Tajam

AKURAT.CO, Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, meminta para pemainnya meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir saat menghadapi Maroko pada laga perempat final Piala Dunia 2026.
Menurut Didier Deschamps, ketajaman di depan gawang pada laga Prancis vs Maroko akan menjadi kunci untuk mengamankan tiket ke semifinal Piala Dunia 2026.
Didier Deschamps menilai performa lini depan timnya masih bisa ditingkatkan. Ia ingin para pemain lebih maksimal dalam memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.
"Kami harus lebih efektif dalam menyerang. Di semua aspek permainan, kedua tim memiliki kekuatan masing-masing," kata Deschamps dikutip dari Reuters.
Prancis akan menghadapi Maroko di Boston Stadium, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Meski Les Bleus datang dengan status unggulan, Deschamps menegaskan laga tersebut dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Sepanjang Piala Dunia 2026, Prancis tampil sebagai salah satu tim paling produktif. Bersama Argentina, mereka telah mengoleksi 14 gol dari lima pertandingan, terbanyak di antara seluruh peserta turnamen.
Ia menilai jumlah peluang tidak selalu menentukan hasil pertandingan. Menurutnya, kemampuan mengubah kesempatan menjadi gol jauh lebih penting.
"Kami memang sudah cukup efektif, tetapi masih bisa lebih baik. Terkadang Anda mendapat enam peluang dan hanya mencetak dua gol, sementara di lain waktu hanya memiliki dua peluang dan keduanya menjadi dua gol. Yang terpenting adalah efektivitas," ujarnya.
Pertandingan ini juga menjadi pertemuan kembali Prancis dan Maroko setelah semifinal Piala Dunia 2022. Saat itu, Les Bleus sukses mengalahkan Atlas Lions dan melangkah ke final.
Namun, Deschamps menilai Maroko kini telah berkembang menjadi tim yang lebih matang. Konsistensi mereka dalam dua edisi Piala Dunia membuktikan bahwa wakil Afrika tersebut bukan lagi sekadar kuda hitam.
Maroko juga datang dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah melewati sejumlah pertandingan sulit, termasuk menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti di babak 32 besar.
Karena itu, Deschamps meminta Kylian Mbappe dan rekan-rekannya tidak terlena dengan status favorit. Ia ingin Prancis tampil dalam performa terbaik untuk meredam ambisi Maroko.
"Kami pernah menghadapi mereka empat tahun lalu di semifinal. Mereka juga pernah mencapai final Piala Afrika. Mereka memiliki pemain-pemain berkualitas," kata Deschamps.
"Mereka datang bukan sekadar untuk bertanding, tetapi untuk menang. Kami harus siap dan mampu menunjukkan performa terbaik melawan tim hebat ini."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








