GIC 2026 Tembus 13 Negara, Indra Sjafri Minta Sepakbola Usia Muda Tak Dianaktirikan

AKURAT.CO, Garuda International Cup (GIC) 2026 kembali digelar dengan membawa misi memperkuat pembinaan sepakbola usia muda di Indonesia. Turnamen tersebut menghadirkan kompetisi dengan peserta dari berbagai negara dan memberikan pengalaman internasional kepada pemain-pemain muda Tanah Air.
Technical Advisor GIC 2026, Indra Sjafri, menilai pembinaan pemain usia muda masih membutuhkan perhatian lebih besar. Menurutnya, kompetisi yang berkualitas menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk pemain sebelum mereka melangkah ke level yang lebih tinggi.
Indra menyoroti kompetisi usia muda yang digelar PSSI sebagai federasi sepakbola Indonesia. Ia menyebut kompetisi yang tersedia masih terbatas pada sejumlah ajang nasional, seperti Piala Soeratin dan Elite Pro Academy.
Pengalaman internasional, menurut Indra, juga dibutuhkan pemain muda dalam proses perkembangan mereka. Karena itu, turnamen seperti GIC dinilai dapat membantu pemain Indonesia mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari negara lain.
"Saya melihat kompetisi usia muda ini masih saja dinomorduakan, padahal fondasi Timnas Indonesia berawal dari sini," kata Indra Sjafri dalam keterangan resminya.
Indra kemudian mengaitkan pentingnya kompetisi usia muda dengan pengalamannya ketika menangani tim nasional kelompok umur. Ia menyebut keberadaan turnamen seperti GIC dapat membantu proses persiapan pemain yang nantinya dibutuhkan tim nasional.
"Pengalaman saya sebagai pelatih Timnas Indonesia usia muda, PSSI sangat terbantu dengan event-event seperti GIC ini. Kompetisi berkualitas yang turut menempa teknik dan mental pemain muda," ujarnya.
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 dan U-22 itu juga meminta perhatian terhadap pembinaan pemain muda tetap berjalan seiring dengan penyelenggaraan kompetisi senior. Ia menekankan pentingnya proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
"Event-event senior terlihat megah, bukannya tidak boleh. Namun, federasi jangan lupa. Pengembangan usia muda yang bertahap, berkesinambungan, dan konsisten," kata Indra.
Konsep tersebut kemudian diterapkan GIC melalui penyelenggaraan turnamen internasional untuk kelompok usia muda. Ajang ini memberikan kesempatan kepada tim-tim Indonesia untuk berhadapan langsung dengan peserta dari luar negeri.
"Inilah yang dilakukan GIC setiap tahun. Kami memberikan wadah kompetisi internasional untuk sepakbola usia muda Indonesia," ujar Indra.
GIC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19-23 Agustus 2026. Turnamen tersebut akan dipusatkan di kawasan Sentul, Jawa Barat, dengan pertandingan berlangsung di ASIOP Training Ground dan AYO Arena.
Sebanyak 13 negara akan ambil bagian dalam penyelenggaraan GIC tahun ini. Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak sejak turnamen tersebut pertama kali digelar.
GIC pertama kali diselenggarakan pada 2015 dengan melibatkan tiga negara. Pesertanya kemudian bertambah menjadi lima negara pada 2022, tujuh negara pada 2023, delapan negara pada 2024, dan 12 negara pada 2025.
Pada edisi 2026, jumlah peserta internasional kembali meningkat menjadi 13 negara. Perkembangan tersebut membuat GIC memasuki penyelenggaraan keenam dengan cakupan peserta yang semakin luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








