Lewat MoveNow Camp 2026, Allianz Perluas Pencarian Talenta Sepak Bola Muda dan Edukasi Keuangan

AKURAT.CO Bakat sepak bola bisa membuka jalan menuju karier profesional, tetapi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan tidak selalu datang kepada setiap anak muda. Selain keterampilan mengolah bola, calon pemain juga perlu membangun disiplin, mentalitas, dan kemampuan mengambil keputusan yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui Allianz MoveNow Camp 2026, Allianz Indonesia memperluas pencarian talenta sepak bola muda dengan menjaring peserta dari Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Program ini juga menggabungkan pelatihan sepak bola dengan edukasi keuangan agar peserta memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan di dalam maupun di luar lapangan.
Secara ringkas, Allianz MoveNow Camp – Indonesia Edition 2026 merupakan program pengembangan generasi muda yang diselenggarakan pada 17–18 Oktober 2026 di Lapangan ABC GBK, Senayan, Jakarta. Dari lebih dari 400 pendaftar, Allianz memilih 30 remaja berusia 14–16 tahun untuk mengikuti pelatihan intensif bersama figur sepak bola nasional sekaligus mempelajari pengelolaan keuangan melalui Allianz Smart Plan Board Game.
Baca Juga: Bukan Sekadar Investasi, Begini Cara Fund Saham Global Allianz Menjaga Nilai Tunai Polis
Allianz MoveNow Camp 2026 Perluas Seleksi Talenta ke Tiga Kota
Perluasan wilayah seleksi menjadi salah satu perkembangan penting Allianz MoveNow Camp pada tahun ketiga penyelenggaraannya di Indonesia. Sejak dimulai pada 2024, program ini berfokus pada pengembangan talenta muda melalui pelatihan sepak bola yang dirancang menyerupai pengalaman berlatih pemain profesional.
Pada 2026, Allianz memperluas proses seleksi ke Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Langkah tersebut memberikan cakupan perekrutan yang lebih luas dibandingkan apabila pencarian peserta hanya dilakukan di satu kota.
Berdasarkan keterangan resmi Allianz Indonesia pada 19 Oktober 2026, lebih dari 400 remaja mendaftarkan diri untuk mengikuti program tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 30 peserta terpilih untuk menjalani pelatihan intensif selama dua hari.
Jika dibandingkan dengan jumlah minimum 400 pendaftar, peserta yang terpilih berjumlah kurang dari 7,5% dari keseluruhan pendaftar. Angka ini memberikan gambaran tentang selektivitas program, meskipun jumlah pendaftar sebenarnya lebih dari 400 orang.
Dari 30 peserta terpilih, sebanyak 24 merupakan remaja putra dan enam lainnya remaja putri. Dengan demikian, peserta putri mencakup 20% dari keseluruhan peserta kamp pelatihan.
Komposisi tersebut juga memperlihatkan adanya partisipasi remaja putri dalam program pengembangan sepak bola. Namun, untuk menilai sejauh mana akses pelatihan bagi pemain putri telah berkembang, diperlukan informasi tambahan mengenai proses seleksi, jumlah pendaftar putri, dan kesempatan pembinaan lanjutan.
Perluasan seleksi ke tiga kota dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan lebih banyak calon pemain berbakat. Meski begitu, pencarian talenta merupakan tahap awal yang perlu diikuti pembinaan berkelanjutan agar kemampuan peserta dapat berkembang setelah program berakhir.
Bagaimana Pelatihan Sepak Bola untuk Remaja Dilakukan?
Allianz MoveNow Camp 2026 berlangsung selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang mencakup latihan teknik, pemahaman taktik, kebugaran, kerja sama tim, dan pertandingan persahabatan.
Peserta berlatih mengembangkan kontrol bola, akurasi umpan, dribbling, serta teknik finishing. Mereka juga mempelajari penempatan posisi, transisi permainan, membaca ruang, dan mengambil keputusan ketika menghadapi tekanan di lapangan.
Kemampuan tersebut menjadi bagian penting dari proses pengembangan pemain. Seorang pemain, misalnya, tidak cukup hanya mampu menggiring bola dengan baik. Ia juga perlu menentukan kapan harus mengoper, mempertahankan penguasaan bola, atau mencari ruang untuk menyerang.
Latihan turut diarahkan pada pembentukan karakter dan kebiasaan bekerja dalam tim. Peserta belajar berkomunikasi, menerima evaluasi, memahami peran masing-masing, dan menyelesaikan tantangan secara kolektif.
Pendekatan ini menempatkan perkembangan pemain sebagai proses yang melibatkan keterampilan teknis sekaligus kesiapan mental. Kemampuan menerima koreksi dan memperbaiki kesalahan menjadi bagian dari pembelajaran yang tidak selalu dapat diukur hanya melalui hasil pertandingan.
Indra Sjafri hingga Arkhan Kaka Berbagi Pengalaman
Untuk mendukung pelatihan, Allianz MoveNow Camp 2026 menghadirkan empat figur sepak bola dengan pengalaman berbeda, yakni Indra Sjafri, Bambang Pamungkas, Nova Arianto, dan Arkhan Kaka.
Indra Sjafri, Pelatih Sepak Bola Nasional, memberikan pembekalan mengenai fondasi pengembangan pemain, kedisiplinan, dan pengambilan keputusan. Bambang Pamungkas membagikan pengalaman mengenai profesionalisme, mentalitas, dan kepemimpinan.
Sementara itu, Nova Arianto membekali peserta dengan pemahaman strategi, taktik, organisasi permainan, dan kerja sama tim. Arkhan Kaka berbagi pengalaman menjalani proses sebagai pemain muda profesional.
Kehadiran keempat figur tersebut memberikan peserta perspektif berbeda mengenai perkembangan seorang pemain. Pelatih dapat membantu menjelaskan prinsip dan strategi permainan, sedangkan pengalaman pemain profesional dapat memberikan gambaran mengenai proses yang harus dijalani untuk berkembang.
Indra Sjafri menekankan bahwa bakat saja tidak cukup untuk membawa pemain mencapai potensi terbaiknya.
“Bakat dapat membuka peluang, tetapi disiplin dan konsistensi yang menentukan sejauh mana seorang pemain dapat berkembang. Melalui Allianz MoveNow Camp, peserta belajar bahwa kemajuan dibangun dari kesungguhan menjalani latihan, keberanian menerima evaluasi, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri,” kata Indra Sjafri melalui catatan tertulis yang diterima AKURAT.CO, dikutip Jumat, 23 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut relevan dengan tantangan pembinaan pemain muda. Kemampuan teknis dapat menjadi modal awal, tetapi perkembangannya membutuhkan latihan teratur, kesediaan menerima masukan, dan kesempatan untuk menguji kemampuan dalam berbagai situasi permainan.
Kendati demikian, kamp pelatihan selama dua hari tidak dapat menggantikan proses pembinaan jangka panjang. Pengalaman yang diperoleh peserta akan lebih bermakna apabila dapat diteruskan melalui latihan rutin, kompetisi, dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pemain.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 9KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot
- 10Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya







