Akurat Logo

PSM Hentikan Tren Tak Terkalahan Persebaya, Ini Kuncinya Menurut Darije Kalezic

Zainal Hasan | 23 Oktober 2026, 18:58 WIB
PSM Hentikan Tren Tak Terkalahan Persebaya, Ini Kuncinya Menurut Darije Kalezic
Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, dalam sesi konferensi pers usai laga timnya versus Persebaya Surabaya di Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (22/10/2026). X/PSM Makassar

AKURAT.CO, PSM Makassar berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super League 2026-2027. Pelatih PSM, Darije Kalezic, menilai anak asuhnya pantas meraih kemenangan berkat kemampuan mengendalikan permainan dan memanfaatkan celah pertahanan lawan.

PSM menundukkan Persebaya dengan skor tipis 1-0 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulaewesi Selatan, Kamis (22/10/2026). Gol penentu kemenangan Juku Eja tercipta melalui gol bunuh diri Yuran Fernandes pada babak kedua.

Darije Kalezic mengakui pertandingan tersebut berjalan sulit. Meski demikian, ia menilai PSM tampil lebih dominan pada paruh pertama dan mampu membuat Persebaya kesulitan mengembangkan permainan.

“Kami rasa ini pertandingan yang sangat sulit, tetapi saya harus mengatakan bahwa kami mengontrol permainan 100 persen di babak pertama,” ujar Darije Kalezic dikutip dari laman resmi klub.

Baca Juga: Hasil Super League: Rekor Tak Terkalahkan Persebaya Putus di Tangan PSM Makassar, Persik Bungkam PSS

Menurut Kalezic, sirkulasi bola yang baik menjadi salah satu faktor yang membuat PSM mampu menekan lawan. Permainan tersebut memaksa Persebaya lebih banyak bertahan di wilayah sendiri sementara PSM memiliki lebih banyak peluang untuk mencetak gol.

“Melalui sirkulasi bola yang baik, kami memaksa Persebaya mundur dan bertahan di area pertahanan mereka sendiri. Praktis hanya satu tim yang menciptakan banyak peluang (di babak pertama), dan itu adalah PSM Makassar,” imbuhnya.

Situasi pertandingan berubah setelah Persebaya melakukan penyesuaian taktik pada babak kedua. Kalezic mengakui timnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi ketika tim tamu mulai mengambil inisiatif permainan.

Namun, perubahan tersebut tidak membuat PSM kehilangan arah. Kalezic menilai para pemainnya mampu membaca ruang yang terbuka di pertahanan Persebaya dan memanfaatkannya untuk membangun serangan balik.

“Pemain kami butuh waktu beradaptasi dengan perubahan taktik mereka di babak kedua. Persebaya memang menjadi lebih dominan, tetapi kami dengan cerdas memanfaatkan ruang kosong yang mereka tinggalkan di lini belakang," kata Kalezic.

Strategi tersebut akhirnya membantu PSM mendapatkan gol yang menentukan hasil pertandingan. Kalezic pun mengapresiasi efektivitas anak asuhnya dalam memanfaatkan peluang ketika Persebaya lebih banyak mengambil risiko untuk menyerang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.