Hadir di Kabupaten Bandung, Ganjartivity Sosialisasikan Gelar Pertunjukan Seni Tradisional

AKURAT.CO Para Alumni Muda UPI, ITB, dan UNPAD yang tergabung dalam Ganjartivity melanjutkan kegiatan positif bersama masyarakat.
Kali ini, mereka mengadakan penampilan seni Calung dan Kakawihan tradisional di Pondok Seni Lugay's, RT 05, RW 11, Kelurahan Pasirluhur, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Ketua Ganjartivity, Dicky Fauzia Rahman menyebut, kegiatan itu juga sebagai upaya mereka menyosiasliasikan seni tradisional kepada anak muda dan milenial.
"Jangan sampai kesenian tradisional ini terkikis zaman dan dilupakan. Makanya kami berusaha melestarikan," ujar dia dalam siaran persnya, Kamis (30/11/2023).
Baca Juga: Hubungan Dengan Pacar di Ujung Tanduk? Bisa Jadi Kelainan Relationship OCD, Kenali Gejalanya
"Dalam kegiatan ini ada ratusan pegiat seni, khususnya seni tari yang menyampaikan aspirasi kepada kami," sambung dia.
Selain berdiskusi membahas keluhan dan harapan, Ganjartivity juga mengadakan pertunjukan seni bersama para pegiat seni.
"Kami berusaha menghidupkan lagi gairah seni para seniman yang ada di sini," ujar dia.
Pada kegiatan tersebut, mereka juga mengundang para anak muda agar bisa mengetahui dan peduli terhadap kesenian tradisional.
"Inti dari kegiatan ini menyerap aspirasi dan harapan untuk Pak Ganjar Pranowo dan Mahfud MD dari para pelaku seni tradisional," kata dia.
Baca Juga: Kota di AS Gunakan Teknologi Kamera AI untuk Atasi Pembuangan Sampah Ilegal
Pandu, salah satu pemuda yang hadir dalam pertunjukkan itu mengaku sangat senang atas inisiatif Ganjartivity.
"Tentunya ini sangat positif dan bermanfaat juga bagi kami anak muda," kata dia.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





