Sejumlah Fakta Temuan Puing Pesawat Kargo Smart Air yang Jatuh di Kalimantan Utara
Dwana Muhfaqdilla | 10 Maret 2024, 08:00 WIB

AKURAT.CO Tim SAR beserta tim gabungan akhirnya menemukan puing pesawat milik maskapai Smart Air yang jatuh di Binuang, Kalimantan Utara. Adapun petugas juga diduga melihat api unggun pada sekitar lokasi penemuan.
"Ditemukan pada koordinat 343'45.80"N11556'54.45"E. Diduga api tersebut dibuat oleh korban yang masih hidup untuk memberikan tanda," kata Komandan Lanud Anang Busra Kota Tarakan, Kolonel Pnb Bambang Sudewo didampingi Kepala Basarnas Kota Tarakan Syahril melalui keterangan tertulis, dikutip Minggu (10/3/2024).
Lebih lanjut, saat ini Posko Gabungan Tarakan dan Posko Gabungan Malinau terus berkoordinasi secara daring, terkait penemuan puing pesawat tersebut.
Selain itu, petugas juga mencoba mengirimkan perbekalan dan makanan untuk korban dengan menggunakan helikopter. Sayangnya, helikopter tidak bisa mendarat karena kabut tebal dan turunnya hujan pada lokasi pesawat jatuh.
Adapun pesawat tersebut dipiloti Capt. M Yusuf (29) yang beralamat di Bekasi Selatan, Jawa Barat dan EOB Deni S (35) asal Pangandaran, Jawa Barat.
Sebelumnya, pesawat milik maskapai Smart Air dikabarkan jatuh di area Bukit Narif, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (8/3/2024).
Pesawat kargo jenis PK SNE type Pilatus PC-6 yang mengangkut bahan logistik dan sembako itu sebelumnya mengalami hilang kontak usai lepas landas.
Pesawat bertolak dari Tarakan pada pukul 08.26 WITA dengan estimasi tiba di Bandara Binuang, Nunukan, pukul 09.20 WITA. Kemudian, hingga pukul 19.00 WITA, operasi pencarian dihentikan sementara akibat kondisi cuaca gelap dan untuk melakukan pengisian bahan bakar di Malinau.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








