Buntut Longsor di Tol Bocimi KM 64, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Dua Arah
Dwana Muhfaqdilla | 4 April 2024, 16:50 WIB

AKURAT.CO Pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas setelah longsornya Tol Bocimi KM 64 di Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat.
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso menjelaskan, rekayasa lalu lintas pada Tol Bocimi akan dilakukan dengan dua arah. Dari Jakarta ke Sukabumi dan dari Sukabumi ke Jakarta.
"Terkait untuk yang dari arah Jakarta menuju Sukabumi, itu nanti akan kita keluarkan di exit tol Cigombong, kemudian masuk lagi mereka ke intran Parungkuda, lanjut menuju Sukabumi," ujar Slamet di Command Center Korlantas Polri KM 29 Gerbang Tol Cikarang Utama, Bekasi, Kamis (4/4/2024).
Demikian juga dari arah Sukabumi menuju Jakarta, pihaknya akan mengeluarkan arus kendaraan di exit tol Parung Kuda, yang kemudian diarahkan lagi ke Cigombong.
“Demikian seterusnya, ini untuk pengamanan jalur yang di titik longsor dan untuk rehabilitasi. Alhamdulillah kejadian tadi malam itu ada beberapa kendaraan yang terperosok, namun tidak ada yang korban manusia meninggal dunia, hanya luka ringan,” tambahnya.
Sebelumnya, telah terjadi longsor di Jalan Tol Ciawi Sukabumi (Bocimi), tepatnya di titik KM 64, Parungkuda, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (3/4/2024) malam.
Kapolres Sukabumi, AKBP Tony Prasetyo mengatakan terdapat dua mobil yang terdampak longsor di Tol Bocimi.
“Selain kendaraan Isuzu Panther yang terimbas, ada juga kendaran truk, kendaraan truk tersebut terguling karena pada saat mendekati lokasi longsor, dia berusaha menghindar, sehingga terguling sendiri,” kata Tony di lokasi, Rabu (3/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









