Prabowo Beri Bantuan 20 Ton Beras dan 3.000 Selimut kepada Korban Banjir di Sumbar

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5/2024).
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan duka cita atas bencana yang menimpa masyarakat Sumbar dan menimbulkan banyak korban jiwa.
"Saya menyampaikan turut berduka cita, turut berbelasungkawa atas kehilangan masyarakat dan korban. Dan saya datang memberikan bantuan kemanusiaan dari Kemenhan dan unsur-unsur lain, kami juga akan membantu," kata Prabowo di lokasi.
Baca Juga: Fraksi PDIP Soal RUU Kementerian: Setuju tapi Banyak Catatan
Prabowo juga berterima kasih kepada seluruh pihak terkait yang membantu proses penyelamatan para korban. Adapun bantuan yang disalurkan antara lain 20 ton beras, 1.000 paket obat-obatan, 10.000 dus mi instan hingga 600 pasang sepatu boot.
Kemudian, bantuan yang diangkut menggunakan 17 truk tersebut juga termasuk 3.000 helai selimut dan 3.000 paket alat mandi.
"Kita mengerti bahwa negara kita rawan bencana. Sekali lagi, kita turut berduka cita dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa untuk diberikan kekuatan, bersama-sama bekerja keras segera memulihkan keadaan," imbuhnya.
Baca Juga: Juara Dunia dan Asian Games Sudah, Kini PABSI Tinggal Kejar Emas di Olimpiade Paris
Prabowo mengatakan, kunjungan ini dilakukan pasca dirinya menuntaskan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab dan Qatar. Adapun, salah satu agenda Prabowo di Qatar adalah menghadiri Qatar Economic Forum.
“Saat kunjungan kerja di UEA dan Qatar saya mendapat informasi ada bencana banjir bandang di Sumatera Barat, saya putuskan langsung dari Doha bertolak ke Padang, Sumatera Barat untuk memberikan bantuan, melihat kondisi saudara-saudara kita disana dan berkoordinasi dengan seluruh aparat pemerintah dan masyarakat yang terlibat dalam penanggulangan darurat bencana,” kata Prabowo.
Sebagai informasi, bencana banjir bandang bercampur lahar telah melanda Tanah Datar, Agam dan Padang Panjang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan hingga Kamis (16/5/2024), korban tewas mencapai 67 orang, 20 orang hilang, dan 44 lainnya mengalami luka-luka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









