AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mencatat, sebanyak 10 desa di lima kecamatan mengalami krisis air bersih pada musim kemarau tahun ini.
"Daerah yang terdampak kemarau hingga kesulitan air bersih adalah wilayah Karawang bagian selatan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Karawang, Ferry Muharram, Minggu (1/9/2024).
Ia menyampaikan bahwa kekeringan yang terjadi di wilayah Karawang selatan itu sudah terjadi sejak sekitar sebulan terakhir.
Daerah yang dilaporkan mengalami kekeringan di antaranya Kecamatan Pangkalan yang meliputi Desa Mulangsari, Kertasari, Jatilaksana dan Desa Taman Mekar.
Baca Juga: Soroti Kejanggalan Anggaran Pendidikan 2023 Tidak Sesuai APBN, DPR Minta Konsistensi Pemerintah
Kemudian di Desa Kutalanggeng Kecamatan Tegalwaru serta tiga desa di Kecamatan Telukjambe Barat yang meliputi Desa Wanakerta, Wanajaya, dan Desa Wanasari.
Selanjutnya, Desa Parungmulya Kecamatan Ciampel dan Desa Curug Kecamatan Klari.
Ferry menyebutkan bahwa jumlah warga yang terdampak kekeringan di sepuluh desa tersebut berjumlah 2.979 keluarga yang terdiri atas 7.850 jiwa.
Menurut dia, pada musim kemarau Agustus 2024 terjadi sebuah eskalasi suhu panas.
Sehingga menyebabkan beberapa wilayah terkena dampak kekeringan.
Dalam mengatasi kekeringan itu pihaknya telah menyalurkan air bersih ke daerah yang dilanda krisis air bersih. Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan logistik berupa sejumlah kebutuhan pokok kepada warga yang terdampak.
Baca Juga: MotoGP Aragon: Marc Marquez Juara untuk Pertamakali Sejak 2021, Manfaatkan Jatuhnya Bagnaia
"Sampai saat ini, kami telah menyalurkan air bersih sebanyak 186.000 liter atau 32 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan," jelasnya, diberitakan Antara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









