Lagi Banjir Nih, Warga Kutai Timur Dikejutkan Buaya Nongol Masuk Pemukiman

AKURAT.CO Curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah di kabupaten/kota. Tak hanya di Samarinda, banjir juga menggenang di wilayah Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Salah satu daerah yang terdampak banjir di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yaitu Dusun Teknik, Desa Masabang Sangatta Selatan, Kutai Timur.
Berdasarkan informasi yang diberikan, ketinggian banjir yang terjadi di Dusun Teknik mencapai 1,7 meter pada Minggu (26/1/2025). Akibat dari ketinggian banjir tersebut, warga terpaksa harus menggunakan perahu untuk menunjang mobilisasi. Tak hanya itu, banjir juga menyebabkan perlengkapan rumah tangga warga hanyut terbawa air.
Baca Juga: Banjir Landa 6 Wilayah di Kalimantan Barat, Simak Penyebab dan Dampaknya
Air yang meluap dari sungai dan rawa-rawa tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga membawa dampak tak terduga yakni dengan adanya kemunculan seekor buaya di tengah pemukiman.
Warga yang sudah waspada terhadap banjir semakin panik ketika melihat reptil tersebut berenang di antara genangan air yang menutupi jalan dan halaman rumah.
Siti Maimunah, seorang warga dari RT 04, Dusun Teknik, menceritakan pengalamannya saat melihat dua ekor buaya muncul di sekitar tempat tinggalnya pada Minggu (26/1/2025). Menurutnya, kedua reptil tersebut terlihat berenang dengan tenang di tengah genangan banjir yang melanda wilayahnya. Kejadian ini cukup mengkhawatirkan, mengingat rumah Siti berbatasan langsung dengan Sungai Masabang, yang diduga menjadi asal buaya-buaya tersebut. Meskipun pemandangan ini cukup mengejutkan bagi sebagian orang, bagi warga sekitar, keberadaan buaya saat banjir sudah menjadi hal yang biasa terjadi.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kutai Timur, Failu, menjelaskan bahwa ada beberapa wilayah di Sangatta yang rawan kemunculan buaya saat banjir. Beberapa di antaranya adalah kawasan Jalan Loa Hitam, Jalan Loa Mali, serta Jalan HM. Ardan KM 1 di Sangatta Selatan, termasuk juga Jalan APT Pranoto di Sangatta Utara. Meskipun hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya ancaman atau serangan buaya terhadap warga, langkah-langkah antisipasi tetap akan dilakukan untuk mencegah terjadinya korban.
Baca Juga: Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Lubang Buaya
Jika keberadaan buaya semakin membahayakan, pihaknya akan segera melakukan upaya penangkapan serta memasang perangkap guna memastikan keselamatan masyarakat. (Noor Latifah Adzhari)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







