Wacana Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Pemprov Harus Perjelas Biaya yang Disubsidi

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah menggagas program sekolah swasta gratis. Namun, program ini masih dalam tahap pembahasan, terutama terkait kategori sekolah yang masuk dalam program serta jenis biaya yang akan digratiskan.
Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, mengapresiasi langkah Pemprov DKI yang dinilai mampu menghadirkan kebijakan ini berkat dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang kuat.
Kendati demikian, dia menekankan pentingnya kejelasan dalam implementasi program tersebut. Sebab, dalam dunia pendidikan ada beberapa jenis biaya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Diminta Selektif Pilih Sekolah Swasta Gratis dan Jamin Mutu Pendidikan
"Yang disebut gratis itu harus dipastikan dulu, biaya apa yang ditanggung. Dalam pendidikan, ada beberapa jenis biaya, seperti biaya operasional, biaya investasi, dan biaya peserta didik. Nah, Pemprov DKI harus jelas dulu yang mau digratiskan itu yang mana," kata Cecep saat dihubungi Akurat.co, Minggu (2/2/2025).
Menurutnya, dari tiga biaya ini yang masuk kategori mahal yaitu biaya peserta didik. Sebab, pemda DKI harus menjamin semua kebutuhan peserta didik meliputi biaya pulang pergi ke sekolah, seragam, buka dan kebutuhan penunjang lainnya.
"Biaya ini mencakup ongkos ke sekolah, biaya buku, seragam, dan kebutuhan harian lainnya. Kalau program ini hanya menanggung biaya peserta didik, maka harus dipastikan benar-benar tidak ada pungutan apa pun saat sekolah," jelasnya.
Selain itu, dia menegaskan cakupan program ini juga harus diperjelas, apakah berlaku untuk semua tingkatan pendidikan atau hanya jenjang tertentu.
Baca Juga: Kemendikdasmen Prioritaskan Dana PIP untuk Murid Sekolah Swasta, Simak Tata Cara Mendapatkannya
Sebab, jika program ini benar-benar berjalan untuk semua tingkatan, maka harus dibarengi dengan kebijakan lain yang memastikan keberlanjutan pendidikan siswa, seperti beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
"Gratis saja tidak cukup. Harus ada jaminan bahwa siswa, terutama yang rentan secara ekonomi, tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya," tegasnya.
Saat ini, Pemprov DKI masih menggodok skema dan regulasi terkait program sekolah swasta gratis ini. Kejelasan lebih lanjut mengenai sekolah mana saja yang akan masuk dalam kategori tersebut serta rincian biaya yang akan ditanggung masih dalam tahap pembahasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








