Pemkot Semarang Mulai Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hari Ulang Tahun, Hingga 31 Desember 2025

AKURAT.CO - SEMARANG - Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, pemerintah merancang upaya strategis dalam bentuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun yang dilaksanakan melalui pendekatan siklus hidup, dimulai sejak bayi baru lahir hingga lanjut usia.
Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun di Kota Semarang dilaksanakan serentak mulai tanggal 10 Februari 2025 sampai dengan 31 Desember 2025.
Sementara untuk jam layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun dimulai pukul 07.00 sampai dengan 12.00 WIB dan untuk pelayanan dimulai pukul 07.00 sampai dengan 14.00 WIB.
Tidak ada batas kuota dalam penerimaan pendaftaran sebelum waktu tutup loket pendaftaran.
Syarat untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun adalah masyarakat yang sudah melewati tanggal lahir, dan tidak harus pada tanggal lahir dengan dilayani paling lambat 30 hari setelah tanggal lahir.
Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi bayi baru lahir dilaksanakan pada usia bayi dua hari (>24 jam) untuk memastikan spesimen yang diambil memiliki arti klinis. "Untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) khusus yaitu Ibu hamil dan balita bisa datang langsung ke puskesmas tanpa harus menunggu tanggal lahir," kata Abdul Hakam, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Senin (10/2).
Cara mendapatkan layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Hari Ulang Tahun dengan Mendaftar melalui Satu Sehat Mobile (SSM) dan apabila tidak mempunyai HP, bisa datang langsung ke puskesmas membawa identitas KTP.
Jenis Pemeriksaan yang diberikan pada Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Ulang tahun adalah :
a. Jenis pemeriksaan pada bayi baru lahir meliputi Kekurangan Hormon Tiroid sejak Lahir, Kekurangan enzim pelindung sel darah merah (G6PD), Kekurangan hormon adrenal sejak lahir, Penyakit jantung bawaan (PJB) kritis, Kelainan saluran empedu dan pemeriksaan pertumbuhan.
b. Jenis pemeriksaan pada balita dan anak prasekolah meliputi pemeriksaan pertumbuhan, Perkembangan, Tuberkulosis, Telinga, Mata, Gigi, Talasemia (mulai usia 2 tahun) dan Gula darah (mulai usia 2 tahun);
c. Jenis pemeriksaan pada dewasa meliputi:
- Kardiovaskular meliputi Merokok, Tingkat aktivitas fisik, Status gizi, Gigi, Tekanan darah, Gula darah, Risiko stroke (mulai usia 40 tahun), Risiko jantung (mulai usia 40 tahun), dan Fungsi ginjal (mulai usia 40 tahun);
- Paru meliputi Tuberkulosis dan Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun).
- Kanker meliputi Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun), Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun), Kanker paru (pada laki-laki mulai usia 45 tahun) dan Kanker usus (pada laki-laki mulai usia 45 tahun);
- Fungsi indra meliputi pemeriksaan Mata dan Telinga;
- Kesehatan jiwa.
- Pemeriksaan Hati meliputi Hepatitis B, Hepatitis C dan Fibrosis/sirosis hati;
- Pemeriksaan bagi Calon pengantin meliputi Anemia (hanya pada perempuan), Sifilis dan HIV.
d. Jenis pemeriksaan pada lanjut usia (Lansia) meliputi:
- Geriatri;
- Paru meliputi Tuberkulosis dan Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (mulai usia 40 tahun).
- Kanker meliputi Kanker payudara (pada perempuan mulai usia 30 tahun), Kanker leher rahim (pada perempuan mulai usia 30 tahun), Kanker paru (pada laki-laki) dan Kanker usus (pada laki-laki);
- Fungsi indra meliputi pemeriksaan Mata dan Telinga;
- Kesehatan jiwa.
- Pemeriksaan Hati meliputi Hepatitis B, Hepatitis C dan Fibrosis/sirosis hati.
"Semua pemeriksaan diberikan apabila hasil skrining awal mengarah ke diagnosa jenis penyakit tertentu dengan hasil diagnosa dari dokter pemeriksa," pungkas Hakam. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








