52 RT di Jaktim dan Jaksel Masih Terendam Banjir, Ini Daftarnya

AKURAT.CO Hujan yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya pada Minggu (2/3/2025) malam, memicu kenaikan debit air di Bendung Katulampa dan menyebabkan sejumlah wilayah di Jakarta mengalami genangan.
Berdasarkan informasi milik BPBD DKI Jakarta hingga pukul 15:00 WIB, genangan terjadi di 52 RT yang tersebar di beberapa kecamatan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD Provinsi DKI Jakarta, M Yohan, menyampaikan Bendung Katulampa tercatat mencapai siaga 1 (bahaya) pada pukul 21:30 WIB.
Baca Juga: 57 RT di Jakarta Terdampak Banjir, BPBD Terus Lakukan Penanganan
Sementara Pos Pantau Depok dan Pos Pantau Angke Hulu juga mengalami peningkatan status kewaspadaan. Hal ini berimbas pada luapan Kali Ciliwung yang merendam sejumlah area di Jakarta.
Wilayah yang Terkena Genangan:
1. Jakarta Selatan:
- Kelurahan Tanjung Barat: 2 RT, ketinggian 70-140 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pengadegan: 1 RT, ketinggian 80 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Rawajati: 7 RT, ketinggian 120-300 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Pejaten Timur: 6 RT, ketinggian 30-60 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kebon Baru: 2 RT, ketinggian 60-100 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
Baca Juga: Ratusan KK di Teluk Pucung Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor, Ketinggian Air Capai 1 Meter
2. Jakarta Timur:
- Kelurahan Bidara Cina: 3 RT, ketinggian 200-250 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Kampung Melayu: 24 RT, ketinggian 40-240 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cawang: 5 RT, ketinggian 210 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
- Kelurahan Cililitan: 2 RT, ketinggian 110-200 cm, penyebab luapan Kali Ciliwung
Meski demikian, beberapa wilayah yang sudah mengalami surut di antaranya Kelurahan Srengseng Sawah, Lenteng Agung, Kampung Melayu, Tanjung Barat, Gedong, dan Balekambang.
Berdasarkan data BPBD, terdapat beberapa titik pengungsian dengan total sekitar 1.000 jiwa yang terdampak. Beberapa lokasi pengungsian meliputi SDN Kampung Melayu, RPTRA Bidara Cina, Musholla Al Ishlah, dan beberapa tempat lainnya.
BPBD DKI Jakarta telah mendistribusikan 1.000 box makanan siap saji dan 120 paket kidsware untuk membantu korban genangan. Personel BPBD juga terus bekerja sama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk menyedot genangan dan memastikan aliran air kembali normal.
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan dan segera melapor ke nomor 112 dalam keadaan darurat. Layanan ini tersedia 24 jam dan gratis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








