Pakai Teknologi Canggih, Sistem Parkir di Grand Indonesia Bakal Jadi Percontohan

AKURAT.CO Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD Provinsi Jakarta melakukan peninjauan langsung ke lokasi parkir di Grand Indonesia, untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pengelolaan parkir yang selama ini dinilai belum maksimal.
Ketua Pansus Perparkiran, Jupiter, menyatakan peninjauan ini tak hanya untuk melihat kondisi lapangan, tetapi juga untuk menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi pendapatan parkir serta merumuskan strategi peningkatan efektivitas pengelolaan ke depan.
"Kami mengecek langsung data dan fakta di lapangan, termasuk sistem pengawasan, pembayaran, dan aturan yang diberlakukan oleh pengelola parkir swasta seperti Grand Indonesia," ujar Jupiter, Senin (14/7/2025).
Baca Juga: Pansus Sidak Sistem Parkir di Grand Indonesia, Selidiki Kebocoran PAD?
Dia menambahkan, proses peninjauan dilakukan dengan sampling dan komparasi data sebagai bahan evaluasi dan acuan penyusunan kebijakan baru terkait pengelolaan parkir di Jakarta.
Sementara itu, Wakil Ketua Pansus, Mujiyono, menyoroti kecanggihan sistem parkir Grand Indonesia yang dinilai jauh lebih efisien dan transparan. Menurutnya, sistem tersebut dapat dijadikan pedoman bagi Jakarta dalam memperbaiki pengelolaan parkir di ruang publik.
"Parkir di Grand Indonesia sudah menggunakan sistem otomatis, pembayaran elektronik, dan pemantauan real-time. Ini bisa jadi standar baru untuk seluruh operator parkir di Jakarta," ujar Mujiyono.
Pansus Perparkiran menargetkan evaluasi menyeluruh terhadap besaran PAD dari sektor parkir dalam satu tahun berjalan. Diharapkan, hasil peninjauan ini dapat mengungkap potensi riil pendapatan parkir dan menutup celah kebocoran yang selama ini menjadi sorotan publik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








