Pemprov Jakarta Siap Tarik Beras Setra Pulen dari Pasaran jika Terbukti Oplosan

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menarik peredaran beras produksi PT Food Station Tjipinang Jaya, jika terbukti melakukan pengoplosan atau pelanggaran mutu.
"Kalau terbukti dioplos akan ditarik," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Provinsi Jakarta, Hasudungan Sidabalok, saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2025).
Pernyataan ini mencuat seiring dengan penyelidikan yang kini sedang dilakukan oleh Bareskrim Polri, terhadap dugaan praktik pengoplosan beras oleh sejumlah produsen dan distributor besar, termasuk PT Food Station Tjipinang Jaya, yang merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) Jakarta.
Baca Juga: Titiek Soeharto Desak Pemerintah Tindak Tegas Perusahaan Pengoplos Beras
Hasudungan menyebutkan, beras subsidi yang disalurkan oleh Food Station, seperti merek Setra Pulen dan Setra Ramos, selama ini telah melalui pengujian laboratorium dan dinyatakan memenuhi standar mutu premium. Pemeriksaan dilakukan secara berkala, minimal tiga kali setahun, di laboratorium terakreditasi seperti Lab Saraswanti dan PPSH DKPKP.
"Tahun ini, pengambilan sampel dilakukan dua kali, yakni 24 Januari dan 16 Juni, dan semuanya lolos uji mutu premium," jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tetap menghormati proses hukum yang tengah berjalan dan menunggu hasil investigasi dari otoritas berwenang. Saat ini, Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah Jakarta juga sedang menguji 50 sampel beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), sebagai langkah verifikasi tambahan.
Dia pun mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi. "Kami harap masyarakat bersabar dan menunggu hasil investigasi resmi," ujarnya.
Dengan sorotan publik kian tajam, sikap tegas Pemprov Jakarta ini menjadi sinyal keras: tak ada toleransi bagi pelanggaran mutu pangan rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







