Pemprov Jakarta Bebaskan PBB Sekolah Swasta 100 Persen

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membebaskan 100 persen Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) bagi seluruh sekolah swasta di Jakarta. Kebijakan ini berlaku untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA dan ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Jakarta Nomor 857 Tahun 2025.
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Jakarta, Yustinus Prastowo, menyatakan kebijakan ini menjadi terobosan baru dalam sejarah pemerintahan Jakarta. Menurutnya, pembebasan penuh PBB bagi sekolah swasta belum pernah diterapkan pada era gubernur-gubernur sebelumnya.
"Dari zaman Pak Jokowi tidak bisa, Pak Ahok tidak bisa, Pak Anies tidak bisa. Baru kali ini, di era Pak Pramono Anung, pembebasan PBB untuk sekolah swasta bisa dilakukan," kata Prastowo dalam keterangannya, Senin (22/12/2025).
Baca Juga: Percepat Pemulihan Pendidikan Pascabencana, Brimob Dikerahkan Bersihkan Lumpur di Sekolah
Dia menegaskan, kebijakan ini mulai berlaku pada tahun 2025 dan akan dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Dengan pembebasan pajak ini, Pemprov Jakarta berharap sekolah swasta dapat mengalihkan anggaran operasional untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas layanan pendidikan.
Dia menjelaskan, gagasan pembebasan PBB-P2 muncul setelah dilakukan penelaahan terhadap kebijakan fiskal di Jakarta serta banyaknya keluhan dari pengelola sekolah swasta terkait tingginya beban pajak.
Baca Juga: 130 Siswa Korban Penculikan di Sekolah Katolik Nigeria Akhirnya Dibebaskan
"Saat masuk ke DKI, hal pertama yang saya lakukan adalah meninjau kebijakan yang ada dan mendengar langsung keluhan pengelola sekolah swasta soal mahalnya PBB. Itu yang kemudian saya diskusikan dengan Pak Gubernur," ujarnya.
Prastowo menambahkan, kebijakan ini diharapkan dapat menjaga keberlangsungan sekolah swasta sekaligus memperluas akses pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat Jakarta.
"Kebijakan ini bukan sekadar soal pajak, tetapi soal keberpihakan. Ketika beban sekolah swasta diringankan, yang kita perkuat sesungguhnya adalah masa depan anak-anak Jakarta," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








