Sinergi Pemerintah Daerah Dongkrak PAD, Pemkot Lubuklinggau Serahkan Kendaraan Operasional ke Pemprov Sumsel

AKURAT.CO Kolaborasi antara pemerintah daerah kembali menunjukkan hasil konkret dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pemerintah Kota Lubuklinggau menyerahkan bantuan kendaraan operasional kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) sebagai bagian dari strategi optimalisasi pendapatan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, kepada Gubernur Sumsel, Dr. H. Herman Deru, di Griya Agung, Palembang, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Sinergi Pusat dan Daerah, Herman Deru Resmikan Koperasi Desa Merah Putih di Musi Rawas
Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang kinerja Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Lubuk Linggau.
Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Pemkot Lubuklinggau yang dinilai visioner dalam mendukung kinerja dan pelayanan publik di bidang perpajakan daerah.
"Saya ucapkan terima kasih atas sumbangsihnya bagi peningkatan pelayanan di kantor Samsat. Ini bukan hanya tentang kendaraan, tapi tentang kepedulian terhadap kemandirian fiskal daerah," ungkapnya.
Herman Deru juga menegaskan bahwa target pendapatan PKB dan BBNKB di wilayah Lubuklinggau yang dipatok Rp27 miliar bukan hanya harus tercapai, tetapi juga diharapkan dapat terlampaui dengan inovasi pelayanan seperti ini.
Lebih lanjut, Herman Deru menekankan pentingnya peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam mendorong percepatan realisasi pendapatan pajak.
Ia meminta agar Bapenda provinsi aktif menginformasikan data kepada kabupaten/kota, termasuk kepala daerah, sebagai bentuk transparansi dan alat pengawasan kinerja.
"Ini sangat penting agar bupati dan wali kota bisa memantau langsung pemasukan daerah dari sektor perpajakan, terutama kendaraan," katanya.
Herman Deru menyampaikan, kesadaran membayar pajak kendaraan di Sumsel masih rendah. Dari sekitar empat juta kendaraan yang tercatat, hanya 25 persen yang aktif membayar pajak.
Ini menunjukkan adanya tantangan besar yang harus dijawab melalui kerja sama lintas sektor.
Baca Juga: Bupati Lahat Pimpin Apkasi, Gubernur Herman Deru: Ini Kebanggaan bagi Sumsel
Ia mengajak pemerintah daerah untuk terus menggencarkan upaya promotif dan edukatif kepada masyarakat. Selain itu, partisipasi dalam operasi seperti Operasi Musi juga perlu dimaksimalkan demi penegakan hukum pajak daerah.
"Dana pembangunan jalan dan infrastruktur bersumber dari pajak. Kalau pajaknya tinggi, tentu jalan bisa lebih baik, rambu lengkap, dan pelayanan makin optimal," jelas Herman Deru.
Dia juga menyinggung soal pemutihan pajak kendaraan yang selama ini telah diberikan.
Menurutnya, pemutihan belum sepenuhnya efektif menumbuhkan kesadaran masyarakat tanpa adanya keteladanan, termasuk dari kendaraan dinas milik pemerintah.
Sebagai solusi jangka pendek, Herman Deru mendorong peningkatan layanan jemput bola melalui kendaraan operasional.
Ia berharap pelayanan langsung ke masyarakat bisa meningkatkan keinginan membayar pajak secara sukarela.
Baca Juga: Ajak Jaga Lingkungan, Gubernur Herman Deru Luncurkan Aplikasi LIMAS
"Wajib pajak adalah raja jika dia patuh membayar. Tapi jika tidak, bagaimana bisa menuntut fasilitas yang dibiayai dari pajak orang lain," tutup Herman Deru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








