OMC Awal November Terbukti Tekan Curah Hujan Hampir 50 Persen di Jakarta

AKURAT.CO BPBD Provinsi Jakarta mencatat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) membuahkan hasil yang signifikan.
Terbukti, kondisi curah hujan di Jakarta dapat diminimalisir hingga mencapai 49, 58 persen.
Kepala Pelaksana BPBD Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan, OMC menjadi salah satu alat kendali penting dalam mitigasi bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Kerahkan Seluruh Perangkat Pengendalian Banjir Antisipasi Cuaca Ekstrem
Dia menyebut pelaksanaan OMC pada periode awal November 2025 berjalan efektif, namun hingga kini belum ada rencana tambahan operasi dalam beberapa hari ke depan. Semua masih menunggu hasil evaluasi harian dari BMKG.
"Kami terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG. BPBD akan bertindak cepat apabila potensi cuaca ekstrem meningkat," ujar Isnawa, Kamis (20/11/2025).
Data operasi menunjukkan OMC periode 5-10 November 2025 berlangsung selama enam hari dengan total 14 sortie penerbangan dan durasi 29 jam 24 menit. Menggunakan pesawat Casa 212-400/A-2114 milik TNI AU.
Baca Juga: Jumlah Penumpang LRT Jakarta Lampaui Target Harian, Tingkat Kepuasan Capai 93,85 Persen
Selama rentang itu, 11.200 kilogram NaCl disemai untuk menekan potensi curah hujan di wilayah Jabodetabek.
Hasil evaluasi gabungan BPBD, BMKG dan TNI AU mencatat pengurangan curah hujan mencapai 49,58 persen dari prediksi angka. Menunjukkan operasi ini bekerja jauh dari simbolis.
Di darat, langkah mitigasi tidak kalah sigap. BPBD menerjunkan 267 Petugas Penanganan Bencana (P2B) ke setiap kelurahan sebagai garda awal perlindungan warga.
Baca Juga: Jakarta Dinobatkan Jadi Pemerintah Daerah Provinsi Terbaik, Program MBG Jadi Unggulan
Upaya ini diperlengkap dengan penguatan koordinasi bersama PPSU, FKDM, LMK, pengurus RT/RW hingga Tagana untuk memastikan kesiapsiagaan bukan hanya slogan melainkan gerak bersama yang terukur.
"Kami terus berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan setiap langkah mitigasi berjalan optimal. Tujuan kami adalah menekan risiko genangan dan banjir, sekaligus menjaga keselamatan warga," jelas Isnawa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







