Peduli NTT, PT Sangati Bangun Sumur Air Bersih di Kecamatan Wewa Timur

AKURAT.CO PT Sangati bersama sejumlah mitranya, seperti Optik Tunggal, Astra Finance, Wahana Visi, dan Advance Medicare Corpora, telah lebih dari satu dekade berkolaborasi membangun sumur air bersih di berbagai wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses terhadap air bersih.
Direktur Utama PT Sangati, Heri Susanto, mengatakan, pembangunan sumur air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).
“Pembangunan sumur air bersih ini merupakan bagian dari program CSR PT Sangati sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat NTT,” ujar Heri kepada awak media.
Salah satu sumur air bersih yang dibangun berlokasi di Kelompok Bermain (KB) Sarneli, Desa Tema Tana, Kecamatan Wewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.
Keberadaan sumur ini diharapkan dapat membantu aktivitas belajar-mengajar sekaligus memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sekitar.
Heri menjelaskan, program penyediaan air bersih tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan akses air bersih di NTT, yang hingga kini masih menghadapi tantangan serius.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), NTT tercatat sebagai provinsi dengan akses air bersih terendah keempat di Indonesia.
Baca Juga: Jangan Hanya Fokus Kejar Produksi, Perusahaan Tambang Diminta Prioritaskan Keselamatan Pekerja
“Air merupakan sumber kehidupan. Dengan adanya sumur air bersih ini, kami berharap dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar air bersih sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga setempat,” kata Heri.
Sementara itu, Suster Paskalia, yang bertanggung jawab atas operasional pompa sumur air bersih bantuan PT Sangati, mengaku bersyukur atas dukungan tersebut.
Meski debit air tidak selalu keluar setiap waktu, pihaknya telah menyediakan tempat penampungan untuk memastikan ketersediaan air.
“PT Sangati di bawah kepemimpinan Bapak Heri Susanto sudah dua kali datang langsung ke tempat kami di Kecamatan Wewa Timur,” ujarnya.
Menurut Suster Paskalia, keberadaan pompa sumur air bersih sangat membantu kebutuhan harian warga, mulai dari mandi, memasak, hingga mengolah bahan makanan.
Sebelumnya, warga harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air, sehingga air yang diperoleh lebih sering hanya digunakan untuk memasak.
“Sekarang kebutuhan mandi dan memasak bisa terpenuhi. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah berupaya menyediakan air bersih bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa dirinya telah mendapatkan pelatihan khusus untuk mengoperasikan pompa sumur air bersih.
Setelah itu, ia membentuk tim lokal agar pengelolaan tetap berjalan meski dirinya tidak berada di lokasi.
“Jika saya tidak ada di tempat, sudah ada tim yang saya delegasikan dan mereka sudah mampu mengoperasikan pompa,” pungkas Suster Paskalia.
Baca Juga: Ingin Berhenti Pakai Facebook? Simak Cara Lengkapnya agar Tidak Keliru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








