RSPPN Kemhan dan TNI Dirikan Posko Kesehatan di Aceh Tamiang

AKURAT.CO, Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) membuka posko kesehatan di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.
Pendirian posko ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi masyarakat pascabencana, dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan gratis secara cepat dan menyeluruh bagi warga terdampak.
Anggota Satgas Bencana Alam RSPPN Kemhan, Astri Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa sejumlah penyakit banyak ditemukan selama pelayanan berlangsung.
Keluhan kesehatan yang paling sering ditangani meliputi infeksi saluran pernapasan atas, diare, nyeri pinggang, hingga tekanan darah tinggi.
Posko kesehatan yang dipusatkan di Markas Batalyon 111 Dharma Bakti tersebut melayani sekitar 50 sampai 100 pasien setiap hari.
Selain pelayanan terpusat, tim medis juga melakukan pelayanan bergerak dengan menyasar beberapa desa terdampak bencana.
Baca Juga: TNI: Pembubaran Aksi Pengibaran Bendera GAM di Aceh Sesuai Prosedur dan Aturan Hukum
Beberapa wilayah yang dikunjungi antara lain Desa Majapahit, Desa Bandar Maligai, serta Desa Rumoh.
Pelayanan dilakukan dengan mendatangi langsung warga agar pemeriksaan kesehatan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Jadi kita kunjungi satu rumah, nanti kepala desa atau yang dituakan manggilin semua orang ke tempat kita buka posko pelayanan," ujar Astri yang juga merupakan dokter spesialis rehabilitasi medik, Minggu (4/1/2026).
Dia menambahkan bahwa kunjungan langsung ke rumah biasanya dilakukan untuk pasien dengan kondisi tertentu yang tidak memungkinkan datang ke posko.
"Kalau kunjungan ke rumah, biasanya untuk kondisi khusus seperti sakit stroke," sambungnya.
Sementara itu, dokter umum Puskesmas Manyak Payed menyampaikan bahwa pascabencana banyak warga mengalami gangguan kesehatan seperti diare, demam, dan muntah.
Menurutnya, seluruh pasien dapat ditangani secara optimal karena ketersediaan obat-obatan yang mencukupi.
Selain membuka posko, tim kesehatan RSPPN Kemhan dan TNI juga aktif melakukan pemeriksaan kesehatan door-to-door. Langkah ini diambil untuk memastikan warga yang memiliki keterbatasan mobilitas tetap mendapatkan layanan medis.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari masyarakat setempat.
Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan kehadiran tim kesehatan.
"Alhamdulillah bisa ada obat untuk anak-anak," ucap seorang ibu usai mendapatkan pelayanan.
Baca Juga: Di Hadapan Presiden Prabowo, Bupati Aceh Tamiang Minta 42.727 Hunian Tetap
Keberadaan Posko Kesehatan RSPPN Kemhan dan TNI di Aceh Tamiang menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pascabencana.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkuat rasa aman dan solidaritas sosial di wilayah terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








