Pemutihan Ijazah Bukti Kehadiran Negara, Komisi E DPRD Jakarta: Program yang Luar Biasa

AKURAT.CO Ketua Komisi E DPRD Jakarta, MMuhammad Subki, mengapresiasi pelaksanaan penyerahan ijazah tahap kelima dalam program pemutihan ijazah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.
Program itu dinilai membantu ribuan warga memperoleh kembali dokumen pendidikan, yang selama bertahun-tahun tertahan akibat kendala biaya.
Pada tahap kelima ini, Pemprov Jakarta berhasil menyerahkan lebih dari 2.000 ijazah kepada pemiliknya. Bahkan, terdapat ijazah yang tertahan sejak 1998 dan baru bisa diterima kembali melalui program pemutihan tersebut.
Baca Juga: 3.297 Ijazah Warga Jakarta Senilai Rp12 Miliar Resmi Ditebus Pemprov
Menurut dia, capaian ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam membuka kembali akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang adil bagi masyarakat untuk memperbaiki masa depan.
"Alhamdulillah, ini program yang luar biasa dan sangat bermanfaat bagi masyarakat," kata Subki, Kamis (8/1/2026).
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Dinas Pendidikan Jakarta, serta Baznas Bazis atas kolaborasi yang terjalin dalam menyukseskan program pemutihan ijazah.
Baca Juga: Pemutihan Ijazah Jawaban Nyata bagi Siswa di Jakarta Raih Masa Depan Lebih Baik
Lebih lanjut, Subki menyoroti keterlibatan madrasah dalam program ini. Dari total penerima pada tahap kelima, lebih dari 1.200 ijazah berasal dari siswa madrasah.
Program pemutihan ijazah sejalan dengan harapan Komisi E, agar pembebasan ijazah tidak hanya menyasar sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan, tetapi juga menjangkau siswa madrasah di Jakarta.
"Artinya, harapan kami di Komisi E agar pembebasan ijazah ini menyentuh adik-adik kita di madrasah sudah terwujud," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







