Pramono Anung Ingin Jakarta Aman Saat Ramadan, SOTR Ditertibkan Tanpa Represif

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Jakarta akan menertibkan kegiatan sahur on the road atau SOTR yang kerap berujung tawuran dengan mengedepankan pendekatan humanis.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan, penanganan SOTR tidak akan dilakukan secara represif. Melainkan melalui cara-cara yang terbuka dan merangkul seluruh pihak, terutama anak-anak muda yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Saya yakinlah bahwa pendekatan yang lebih humanis, terbuka kemudian juga merangkul bagi semuanya," katanya, di Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Menurut Pramono, penertiban tetap diperlukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama Bulan Suci Ramadan. Namun, pemerintah ingin memastikan langkah yang diambil tetap menghormati nilai kemanusiaan.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Kembali Gelar Mudik Gratis, Kuota Peserta Dipastikan Bertambah Tahun Ini
"Ya, pokoknya kita akan menertibkan tapi dengan secara manusiawi gitu ya," ujarnya.
Pemprov Jakarta berkomitmen menciptakan suasana Ramadan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Pramono berharap, pendekatan persuasif dapat mencegah SOTR disalahgunakan sebagai ajang tawuran.
"Jakarta, sekali lagi, tentunya kami menginginkan bahwa Jakarta aman, nyaman, masyarakatnya bahagia," tuturnya.
Pemprov Jakarta sebelumnya kerap mendapat sorotan terkait maraknya tawuran yang terjadi saat SOTR, terutama pada dini hari selama bulan Ramadan.
Pemerintah pun berupaya menekan potensi konflik tanpa mematikan ruang ekspresi generasi muda.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Akan Tertibkan Manusia Gerobak Selama Ramadan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







