Genjot Infrastruktur Jakarta, Pramono Usulkan Dana Cadangan Daerah Rp5,6 Triliun

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan pembentukan Dana Cadangan Daerah sebesar Rp5,6 triliun untuk menjamin pembiayaan sejumlah proyek infrastruktur strategis.
Usulan disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Pramono menjelaskan, dana tersebut akan diarahkan untuk membiayai proyek yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga Jakarta. Beberapa di antaranya ialah infrastruktur pengendalian banjir, rumah susun, rumah sakit, infrastruktur pendidikan, serta pembangunan LRT Fase 1C Manggarai-Dukuh Atas.
"Seluruh proyek tersebut merupakan proyek strategis daerah yang manfaatnya dirasakan langsung masyarakat," katanya.
Menurut Pramono, mekanisme pengelolaan dan pengawasan Dana Cadangan Daerah masih dapat dibahas bersama DPRD. Pembahasan dapat dilakukan dalam rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).
Baca Juga: Gandeng Korsel, Rano Karno Dorong Budaya dan Perfilman Jadi Kekuatan Jakarta Menuju Kota Global
"Mekanisme pengelolaan serta pengawasan Dana Cadangan Daerah dapat kita dalami dan sepakati pada rapat Bapemperda," ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Pramono juga menyampaikan jawaban pemerintah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD mengenai sejumlah rancangan peraturan daerah. Salah satunya Raperda Perubahan Bentuk Badan Hukum Perumda Air Minum Jaya menjadi PT Air Minum Jaya (Perseroda).
Perubahan bentuk badan hukum tersebut berkaitan dengan penguatan pengelolaan perusahaan.
Pramono turut menyinggung Program Kartu Air Sehat yang menawarkan tarif mulai Rp1 per liter, sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap keadilan tarif air.
Pemprov DKI juga menjawab pandangan fraksi mengenai Raperda PT Bank Jakarta (Perseroda). Perubahan itu ditujukan untuk memperkuat tata kelola korporasi, memberikan kepastian hukum atas perubahan nama, serta memperjelas arah strategis Bank Jakarta dalam menunjang pembangunan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






