Kualitas Udara Sulsel 13 Oktober: Makassar, Bone, hingga Gowa Berstatus Tidak Sehat

AKURAT.CO Kualitas udara di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan perlu menjadi perhatian pada Selasa, (13/10/2026).
Berdasarkan data pemantauan kualitas udara BMKG, sebanyak 12 daerah masuk kategori tidak sehat akibat tingginya konsentrasi partikel halus PM2.5 di udara.
Baca Juga: Siapkan Masker, Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Pagi Ini
Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan.
12 Daerah di Sulawesi Selatan Masuk Kategori Tidak Sehat
Data BMKG mencatat terdapat 12 wilayah di Sulawesi Selatan dengan kualitas udara dalam kategori tidak sehat. Daerah tersebut meliputi:
Bantaeng
Barru
Bone
Bulukumba
Gowa
Makassar
Parepare
Maros
Sidrap
Sinjai
Soppeng
Wajo
Selain wilayah tersebut, 12 daerah lainnya tercatat berada dalam kategori sedang. Artinya, kondisi kualitas udara di Sulawesi Selatan tidak sepenuhnya seragam dan dapat berbeda antardaerah.
Langkah yang Bisa Dilakukan untuk Mengurangi Paparan
Ketika kualitas udara berada dalam kategori tidak sehat, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas fisik berat di luar ruangan.
Jika harus beraktivitas di luar, penggunaan respirator yang sesuai, seperti N95, dapat membantu mengurangi paparan partikel halus.
Baca Juga: 5 Platform untuk Pantau Kualitas Udara, Bisa Cek Polusi Secara Real-Time
Anak-anak, lansia, serta orang dengan penyakit pernapasan juga perlu mendapat perhatian lebih. Apabila muncul keluhan seperti batuk, sesak napas, atau iritasi, sebaiknya segera membatasi paparan dan mencari bantuan medis bila diperlukan.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau kualitas udara melalui laman resmi BMKG dan membatasi aktivitas luar ruangan jika diperlukan guna mengurangi risiko paparan polusi udara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






