Bacaan Doa Menghadapi Kecurangan, Apakah Relevan untuk Peserta Pemilu?

AKURAT.CO Kecurangan merupakan perilaku tidak jujur yang hanya menguntungkan diri sendiri serta menimbulkan kerugian bagi orang lain. Kecurangan seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari, terkhusus dalam sebuah kompetisi.
Untuk menghadapi tindakan kecurangan, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan berdoa. Memohon kepada Allah agar diberi keputusan yang adil. Selain itu, doa juga dapat menjadi senjata terkuat bagi orang-orang yang beriman.
Terdapat sebuah doa untuk menghadapi kecurangan yang terjadi dalam berbagai aspek kehidupan. Dalam konteks pemilihan umum (Pemilu), doa ini menjadi doa yang relevan bagi para peserta pemilu.
Sebagaimana yang santer terdengar belakangan ini, terdapat wacana pengajuan hak angket sebab terdapat dugaan terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan pemilu tahun 2024. Hal ini menjadi suatu usaha penyelesaian dari tindak kecurangan yang ada.
Usaha di atas menjadi salah satu upaya bagi peserta pemilu yang merasa adanya kecurangan. Tetapi selain berdoa, juga dapat diimbangi oleh berdoa kepada Allah SWT.
Adapun doa yang dapat dibaca adalah sebagai berikut:
رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفٰتِحِيْنَ
Rabbanaftah bainanaawa baina qauminaa bilhaqqi wa anta khairul-faatihiin(a)
Artinya: "Wahai Tuhan kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil). Engkaulah pemberi keputusan yang baik"
Doa di atas juga dikenal dengan nama doa Nabi Syuaib AS. Doa ini bahkan termaktub dalam Al-Qur'an, tepatnya pada surat Al-A'raf ayat 89. Ayat ini mengisahkan tentang Nabi Syuaib yang diancam akan diusir oleh kaumnya jika Ia tidak menghentikan dakwahnya.
Nabi Syuaib dengan tegas mengatakan bahwa jika kembali kepada agama terdahulu kaumnya merupakan bentuk dari kebohongan besar kepada Allah SWT. Sebab Allah telah menyelamatkan Ia dan para pengikutnya dari ajaran agama yang syirik.
Baca Juga: Doa untuk Orang Tua yang Masih Hidup, Agar Diberi Ampunan dan Kasih Sayang Allah
Lantas berkata demikian, Nabi Syuaib memohon kepada Allah SWT agar diberikan keputusan yang adil antara Ia dan kaumnya. Nabi Syuaib menyatakan pengakuan dan keyakinannya bahwa Allah adalah yang sebaik-baiknya.
Demikian penjelasan mengenai doa dalam menghadapi kecurangan. Doa ini dapat dibaca oleh peserta pemilu yang merasa dicurangi dalam pelaksanaan pemilu 2024, sebab menjadi doa yang relevan dengan keadaan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






