Israel Lengah, Hamas Berhasil Luncurkan Serangan Dahsyat

AKURAT.CO Sebuah kampanye penipuan yang cermat memastikan Israel lengah ketika kelompok militan Palestina, Hamas, melancarkan serangan dahsyatnya.
Serangan hari Sabtu (7/10/2023) kemarin, yang merupakan serangan terburuk dalam pertahanan Israel sejak 1973, terjadi setelah dua tahun Hamas melakukan tipu muslihat merahasiakan rencana militernya dan meyakinkan Israel bahwa mereka tidak ingin berperang.
Menurut salah satu sumber, sementara Israel dibuat percaya bahwa mereka menahan Hamas yang lelah berperang dengan memberikan insentif ekonomi kepada para pekerja Gaza, para pejuang Hamas sedang dilatih dan terus dilatih bahkan sering kali di depan mata Israel.
"Hamas memberikan kesan kepada Israel bahwa mereka tidak siap untuk bertempur," kata sumber yang dekat dengan Hamas itu, dikutip Senin (9/10/2023).
Baca Juga: Israel Diserang Mendadak Oleh Hamas, Siapa Itu?
Dengan menggambarkan menjadi sebuah rencana serangan paling mengejutkan sejak perang Yom Kippur 50 tahun yang lalu, ketika Mesir dan Suriah mengejutkan Israel dan membuat Israel harus berjuang demi kelangsungan hidupnya.
"Hamas menggunakan taktik intelijen yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menyesatkan Israel selama beberapa bulan terakhir, dengan memberikan kesan kepada publik bahwa mereka tidak mau berperang atau berkonfrontasi dengan Israel ketika sedang mempersiapkan operasi besar-besaran ini," jelas sumber tersebut.
Israel mengakui bahwa mereka lengah dengan serangan yang bertepatan pada hari Sabat Yahudi dan hari libur keagamaan.
Para pejuang Hamas menyerbu ke kota-kota dan menewaskan 700 warga Israel serta menculik puluhan lainnya. Israel telah membunuh lebih dari 400 warga Palestina dalam pembalasannya di Gaza sejak saat itu.
Baca Juga: Korban Tewas Terdampak Perang Hamas Dan Israel Lebih 600 Orang
"Ini adalah peristiwa 9/11 bagi kami. Mereka berhasil mengalahkan kami," kata Mayor Nir Dinar, Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel.
"Mereka mengejutkan kami dan mereka datang dengan cepat dari berbagai tempat, baik dari udara, darat dan laut," tambahnya.
Osama Hamdan, Perwakilan Hamas di Lebanon, mengatakan, serangan tersebut menunjukkan bahwa Palestina memiliki keinginan untuk mencapai tujuan mereka terlepas dari kekuatan dan kemampuan militer Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








