Sejarah Konflik Palestina–Israel dari Awal hingga Sekarang

AKURAT.CO Konflik Palestina–Israel merupakan salah satu konflik paling panjang dan kompleks dalam sejarah modern.
Bermula dari perebutan wilayah pada awal abad ke-20, konflik ini terus berkembang akibat faktor kolonialisme, agama, politik, dan kepentingan internasional.
Hingga kini, konflik Palestina–Israel masih berdampak besar pada stabilitas kawasan Timur Tengah dan perhatian dunia internasional.
Latar Belakang Sejarah Konflik
Konflik Palestina–Israel berawal dari runtuhnya Kesultanan Utsmaniyah dan masuknya Inggris sebagai penguasa wilayah Palestina setelah Perang Dunia I.
Pada masa ini, migrasi Yahudi meningkat dan memicu ketegangan dengan penduduk Arab Palestina yang telah lama menetap di wilayah tersebut.
Baca Juga: Operasi Militer Israel Meluas di Tepi Barat, Puluhan Warga Palestina Ditangkap
Deklarasi Balfour dan Mandat Inggris
Deklarasi Balfour tahun 1917 menjadi titik penting karena Inggris mendukung pendirian Tanah Air bagi bangsa Yahudi di Palestina. Kebijakan ini memperburuk konflik karena mengabaikan hak politik mayoritas penduduk Arab Palestina.
Berdirinya Negara Israel (1948)
Pada tahun 1948, Israel memproklamasikan kemerdekaannya setelah rencana pembagian wilayah oleh PBB. Peristiwa ini memicu perang dan menyebabkan ratusan ribu warga Palestina mengungsi dalam peristiwa yang dikenal sebagai Nakba.
Pendudukan Wilayah dan Perlawanan Palestina
Setelah Perang Enam Hari tahun 1967, Israel menduduki Tepi Barat, Gaza, dan Yerusalem Timur. Pendudukan ini memicu perlawanan rakyat Palestina, termasuk Intifada, serta memperpanjang konflik hingga era modern.
Baca Juga: Israel Ambil Alih Masjid Ibrahimi, Palestina Peringatkan Upaya Aneksasi De Facto
Konflik Palestina–Israel Saat Ini
Hingga sekarang, konflik masih berlangsung dengan isu utama seperti status Yerusalem, pemukiman Israel, dan krisis kemanusiaan di Gaza.
Upaya perdamaian terus dilakukan, namun belum menghasilkan solusi permanen yang adil bagi kedua pihak.
Sejarah konflik Palestina–Israel menunjukkan bahwa konflik ini terbentuk dari proses panjang yang melibatkan sejarah kolonial, politik, dan identitas nasional.
Memahami kronologi konflik ini penting agar masyarakat dapat melihat persoalan secara lebih objektif dan tidak terlepas dari konteks sejarahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








