Kembali Memanas, Korea Selatan Jatuhkan Sanksi Terkait Pengembangan Senjata Api Korea Utara

AKURAT.CO Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menjatuhkan sanksi terhadap dua individu, tiga entitas dan 11 kapal yang terkait dengan program nuklir dan rudal Korea Utara pada hari Rabu (17/1/2024).
Target-target yang baru dimasukkan ke dalam daftar hitam terutama terlibat dalam penyelundupan energi ilegal di laut, kata kementerian Korea Selatan tersebut.
Tanpa bantuan PBB, Korea Selatan menjatuhkan sanksi secara mandiri atau bersama-sama dengan Amerika Serikat dan Jepang guna menekan sumber pendanaannya.
Pengumuman sanksi ini muncul beberapa hari setelah Korea Utara menembakkan rudal hipersoniknya yang berbahan bakar padat dengan jarak dekat ke perbatasan Antar-Korea.
Baca Juga: Kim Jong Un Siap Perang, Korea Selatan: Itu karena Perasaan Kalah
Persiapan Perang Antar-Korea
Militer Korea Selatan mengatakan bahwa angkatan lautnya telah mengadakan latihan maritim bersama dengan pasukan AS dan Jepang yang melibatkan kapal induk Amerika Carl Vinson untuk meningkatkan tanggapan mereka terhadap ancaman Korea Utara.
Utusan nuklir ketiga negara juga dijadwalkan untuk mengadakan pembicaraan di Seoul, Korea Selatan pada hari Kamis besok.
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa langkah Korea Utara merupakan tindakan politik yang bertujuan untuk memecah belah Korea Selatan.
Yoon Suk Yeol lantas memperingatkan bahwa setiap provokasi Korea Utara akan dibalas dengan respon dalam skala yang berlipat ganda.
Baca Juga: Kim Jong Un Ubah Konstitusi, Jadikan Korsel Musuh Utama
Di sisi lain, Korea Utara juga mengumumkan pemutusan hubungan kebijakan lintas batas yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Kim Jong Un bahkan membubarkan beberapa badan pemerintah yang menangani hubungan antar-Korea dan menyatakan Korea Selatan sebagai negara musuh yang terpisah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






