Jepang: Serangan Pisau dan Bahan Kimia di Pabrik, Sedikitnya 15 Orang Terluka

AKURAT.CO Sedikitnya 15 orang dilaporkan terluka dalam insiden penyerangan menggunakan pisau dan bahan kimia di sebuah pabrik karet di Jepang, Jumat (26/12). Seorang pria telah ditangkap aparat kepolisian terkait kejadian tersebut.
Menurut otoritas setempat, pelaku menusuk delapan orang dengan pisau dan melukai tujuh orang lainnya dengan cairan kimia yang diduga berupa pemutih (bleach). Peristiwa itu terjadi di pabrik Yokohama Rubber Company yang berlokasi di Kota Mishima, Prefektur Shizuoka, wilayah barat Tokyo.
Dinas Pemadam Kebakaran Fujisan Nanto menyebutkan, delapan korban luka akibat tusukan senjata tajam langsung dilarikan ke rumah sakit. Dari jumlah tersebut, lima orang dilaporkan dalam kondisi serius, sementara rincian kondisi korban lainnya belum diumumkan.
Selain korban penusukan, tujuh orang lainnya mengalami luka setelah terkena cairan kimia yang dilemparkan pelaku saat beraksi. Petugas belum merinci tingkat keparahan luka akibat paparan bahan kimia tersebut.
Kepolisian Prefektur Shizuoka menyatakan telah menangkap seorang pria berusia 38 tahun yang diduga sebagai pelaku. Ia ditahan dengan tuduhan percobaan pembunuhan. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan belum mengungkap motif di balik serangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







