Genosida di Gaza Terus Berlanjut, Protes Global dan Bantuan Kemanusiaan dari Indonesia
Eko Krisyanto | 4 Agustus 2025, 12:44 WIB

AKURAT.CO Dukungan terhadap Palestina terus mengalir dari berbagai belahan dunia, sebagai respons atas kekejaman yang disebut sebagai genosida di Jalur Gaza. Ribuan orang di berbagai negara, termasuk Australia dan Indonesia, turun ke jalan untuk menyuarakan protes, sementara pemerintah Indonesia memperkuat komitmennya dengan mengirimkan bantuan kemanusiaan.
Demonstrasi Besar-besaran di Australia
Di Sydney, Australia, ribuan demonstran membanjiri jalanan, menutup Jembatan Sydney Harbour yang ikonik. Aksi yang dihadiri oleh lebih dari 90.000 orang ini menyuarakan tuntutan untuk “Bebaskan Palestina” dan “Selamatkan Gaza.”
Momen ini bahkan disebut sebagai salah satu yang akan tercatat dalam sejarah oleh Senator New South Wales, Mehreen Faruqi. Dalam orasinya, dia mendesak agar Israel dijatuhi sanksi berat atas tindakan pasukannya yang dianggap melakukan pembantaian massal.
Turut hadir dalam demonstrasi ini adalah Julian Assange, pendiri WikiLeaks yang kembali ke Australia setelah dibebaskan, serta mantan Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr.
Aksi ini menunjukkan gelombang dukungan internasional yang semakin kuat, meskipun pemerintah Australia sendiri masih belum mengakui Palestina secara resmi, meski telah menyerukan penghentian perang di Gaza.
Beberapa negara juga telah melayangkan protes diantaranya Prancis, Inggris, dan Kanada dalam beberapa minggu terakhir mereka menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan meminta perang di Gaza diakhiri.
Komitmen Indonesia untuk Palestina
Di sisi lain, Indonesia terus menunjukkan solidaritasnya. Di Jakarta, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono bergabung dalam aksi "Selamatkan Palestina" di Monas. Dia menekankan bahwa dukungan ini didasari oleh "keterpanggilan sebagai bagian dari umat manusia" yang tidak bisa menerima kekejaman di Gaza.
Menlu Sugiono yang juga ikut demonstrasi Di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, kemarin (3/8/2025), dia menegaskan bahwa masalah Palestina telah menjadi agenda utama di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
“Indonesia telah mengirimkan ratusan miliar rupiah, jutaan dolar, dan 4.400 ton bantuan logistik. Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera mengirimkan 10.000 ton beras untuk rakyat Palestina sebagai bentuk bantuan pangan,” ungkap Sugiono.
Bantuan ini juga merupakan hasil kerja sama antara Menteri Pertanian RI dan Menteri Pertanian Palestina, yang menandatangani nota kesepahaman pada 7 Juli 2025.
Selain itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis membacakan deklarasi kemerdekaan Palestina dalam bahasa Indonesia, yang salah satu poinnya mengutuk keras genosida di Gaza, termasuk pembantaian dan ancaman kelaparan massal yang telah merenggut puluhan ribu nyawa.
Dukungan dari berbagai negara, mulai dari demonstrasi di jalanan hingga bantuan resmi dari pemerintah, menunjukkan bahwa isu Palestina semakin menjadi perhatian global.
Dengan adanya protes besar di Sydney dan komitmen bantuan pangan dari Indonesia, tekanan internasional terhadap Israel diharapkan terus meningkat demi tercapainya keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina.
Bayu Aji Pamungkas (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





