Badai Tropis Kajiki Hantam Thailand Utara, 5 Orang Tewas dan 7 Hilang

AKURAT.CO Badai tropis Kajiki membawa bencana di Asia Tenggara. Setelah menghantam Vietnam awal pekan ini, badai tersebut kini melanda Thailand utara dengan hujan deras, banjir, dan tanah longsor. Akibatnya, sedikitnya lima orang tewas dan tujuh orang masih hilang, menurut Badan Penanggulangan Bencana Thailand pada Kamis (28/8).
Dampak Badai Kajiki di Thailand
Banjir dan longsor dilaporkan terjadi di 12 provinsi, termasuk Chiang Mai, Chiang Rai, dan Mae Hong Son. Di Chiang Mai, empat orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor, sementara satu orang lainnya ditemukan tewas karena tenggelam di Mae Hong Son. Selain korban jiwa, sebanyak 15 orang juga dilaporkan mengalami luka-luka. Lima di antaranya sempat tertimbun material longsor, sedangkan dua orang lainnya terseret arus banjir.
Secara keseluruhan, bencana ini telah memengaruhi lebih dari 6.300 warga dan 1.800 rumah tangga. Hingga Kamis, banjir masih merendam delapan provinsi, dan hampir 6.000 orang masih terdampak.
Vietnam Juga Dilanda Badai Kajiki
Sebelum masuk ke Thailand, Kajiki lebih dulu menerjang Vietnam sebagai topan. Pemerintah Vietnam melaporkan bahwa badai ini menewaskan tujuh orang. Selain itu, lebih dari 10.000 rumah dan kantor terendam banjir, sementara 86 hektar sawah dan lahan pertanian mengalami kerusakan.
Kerusakan ini menambah panjang daftar bencana akibat badai tropis di Asia Tenggara tahun ini. Sebelumnya, sisa-sisa topan Wutip juga menghantam Thailand utara pada Juni lalu.
Ancaman Badai Tropis di Asia Tenggara
Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya memang kerap berada di jalur badai tropis yang terbentuk di Samudra Pasifik. Selain menimbulkan banjir besar, badai juga sering menyebabkan tanah longsor di daerah pegunungan dan merusak lahan pertanian.
Pemerintah Thailand kini terus memantau kondisi cuaca, sementara tim penyelamat masih bekerja keras mencari korban hilang di wilayah terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








