Malaysia Gandeng Google Selidiki Ancaman Video Seks ke Pejabat dan Anggota Parlemen

AKURAT.CO Pemerintah Malaysia akan menggandeng Google Alphabet untuk menyelidiki ancaman penyebaran video seks yang menargetkan sejumlah pejabat dan anggota parlemen. Kabar ini dilaporkan kantor berita Bernama.
Menteri Komunikasi Malaysia, Fahmi Fadzil—yang juga menjadi salah satu sasaran—mengatakan pemerintah akan meminta dukungan teknis Google karena ancaman pemerasan tersebut dikirim melalui email. “Kami akan mengajukan permintaan resmi agar Google membantu pelacakan,” ujar Fahmi seperti dikutip Bernama.
Fahmi sebelumnya mengungkapkan di akun X miliknya bahwa sedikitnya sembilan anggota parlemen menerima ancaman serupa melalui Gmail. Para pelaku menuntut pembayaran US$100.000 (sekitar Rp1,6 miliar) agar video itu tidak dipublikasikan. Ia menegaskan, pelaku dapat dijerat hukuman penjara hingga dua tahun.
Selain Fahmi, mantan Menteri Ekonomi Rafizi Ramli serta beberapa politisi Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan Perdana Menteri Anwar Ibrahim juga disebut sebagai target ancaman.
Anggota parlemen oposisi, Wan Saiful Wan Jan, lewat unggahan di Facebook mengaku mendapat surel serupa. Ia menduga banyak anggota parlemen lain menerima ancaman tetapi belum menyadarinya. Semua pihak yang disebut membantah terlibat atau mengetahui isi video yang dimaksud.
Dalam laporan terpisah, Free Malaysia Today menyebut pihak berwenang sudah menerima empat laporan polisi dari tiga anggota parlemen dan seorang senator terkait email ancaman tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








