Trump Desak Eropa Tekan Tiongkok untuk Akhiri Perang Rusia–Ukraina

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menilai perang Rusia–Ukraina bisa segera berakhir bila negara-negara Eropa memperketat tekanan finansial terhadap Tiongkok.
Pernyataan ini disampaikan Trump dalam wawancara eksklusif dengan Fox News, tak lama setelah menyelesaikan kunjungan kenegaraan tiga hari ke Inggris.
Tekanan Ekonomi ke Tiongkok Dinilai Kunci
Trump menyebut langkah Eropa menerapkan sanksi atau tarif terhadap Tiongkok dapat memaksa Moskow menghentikan agresinya.
“Jika mereka menerapkan sanksi atau tarif kepada Tiongkok, saya pikir perang mungkin akan berakhir,” ujar Trump.
Menurutnya, Tiongkok adalah pembeli minyak terbesar Rusia, sehingga memiliki pengaruh besar terhadap Kremlin.
Seruan Hentikan Pembelian Minyak Rusia
Selain mendesak sanksi untuk Tiongkok, Trump kembali meminta Eropa menghentikan seluruh pembelian minyak Rusia yang dianggapnya menjadi sumber pendanaan perang.
Ia menuding beberapa negara Eropa “diam-diam dan licik” tetap membeli minyak Rusia meski sanksi internasional berlaku.
“Jika Rusia tidak menjual minyak, mereka tidak punya pilihan selain menyelesaikannya,” kata Trump. “Kalau mau menang, kita harus berhenti membeli minyak dari Rusia.”
Dampak dan Respons Global
Pernyataan Trump menyoroti peran strategis Tiongkok dalam konflik Ukraina dan menambah tekanan pada negara-negara Eropa untuk memperketat kebijakan energi.
Namun hingga kini, Uni Eropa masih menghadapi dilema antara kebutuhan energi dan tekanan geopolitik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







