Adakah Negara Muslim di Dunia yang Menolak Kemerdekaan Palestina?

AKURAT.CO Dukungan internasional terhadap kemerdekaan Palestina semakin menguat usai Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi Deklarasi New York pada Jumat, 12 September 2025.
Sebanyak 142 dari 193 negara anggota PBB menyatakan setuju untuk membentuk negara Palestina merdeka. Namun, pertanyaan yang muncul adalah: apakah ada negara Muslim yang justru menolak langkah tersebut?
Deklarasi New York, yang merupakan hasil konferensi internasional di Prancis dan Arab Saudi pada Juli 2025, menegaskan peta jalan menuju solusi dua negara.
Isinya tersebut mencakup gencatan senjata di Gaza, pembebasan sandera, serta pembentukan negara Palestina yang layak dan berdaulat. Dukungan mayoritas dunia memperlihatkan momentum besar bagi perjuangan rakyat Palestina.
Baca Juga: Portugal Resmi Akui Negara Palestina, Ikuti Langkah Inggris, Australia, dan Kanada
Dalam pemungutan suara tersebut, mayoritas negara Arab dan Islam kompak mendukung Palestina. Indonesia, negara-negara Timur Tengah, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menunjukkan konsistensi sikap mereka yang selama ini berdiri teguh membela hak rakyat Palestina.
Bahkan, beberapa sekutu Amerika Serikat seperti Prancis dan Inggris pun kali ini ikut berada di pihak yang mendukung.
Namun, tidak semua negara sepakat. Dari 193 negara anggota PBB, 10 negara menolak deklarasi itu. Mereka adalah Amerika Serikat, Israel, Argentina, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Paraguay, dan Tonga.
Menariknya, tidak ada satupun negara Muslim yang masuk dalam daftar penolak. Hal ini mempertegas posisi dunia Islam yang solid dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Israel bersikeras menolak, menyebut deklarasi tersebut sebagai “taktik sepihak” dan “penyalahgunaan Majelis”. Amerika Serikat pun menilai langkah ini justru merusak diplomasi dan memberi “hadiah bagi Hamas”.
Baca Juga: UMKM Kebumen Ekspor Perdana Kerajinan Serat Alam ke Amerika
Sikap keduanya kontras dengan dukungan masif negara lain, termasuk sekutu dekat Washington yang kali ini berani mengambil langkah berbeda.
Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa semua negara Muslim mendukung kemerdekaan Palestina. Tidak ada negara Islam yang bergabung dengan kubu penolak.
Solidaritas ini menjadi bukti nyata bahwa isu Palestina tetap menjadi jantung solidaritas umat Muslim dunia, sekaligus menegaskan kembali pentingnya solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







