Tren Visa Emas: Warga AS Kini Lirik Amerika Latin, Asia, dan Afrika untuk “Rencana B”

AKURAT.CO Program visa emas—izin tinggal atau kewarganegaraan melalui investasi—kian diminati warga Amerika Serikat berpenghasilan tinggi yang mencari “Rencana B” di luar negeri. Jika dulu Eropa menjadi pilihan utama, kini Amerika Latin, Asia, dan bahkan Afrika mulai mencuri perhatian.
Dari Eropa ke Amerika Latin
Selama bertahun-tahun, Portugal, Malta, dan Yunani menjadi favorit warga AS untuk mendapatkan paspor kedua. Namun, tren itu bergeser. Menurut Mo Bennis, Wakil Presiden Arton Capital, permintaan visa emas di Amerika Latin meningkat tajam. “Kosta Rika, Panama, dan Uruguay kini menarik jumlah pelamar AS yang memecahkan rekor karena faktor keterjangkauan, kedekatan geografis, dan fleksibilitas,” ujarnya kepada Fox News Digital.
Data Business Insider mencatat lonjakan 660% permohonan izin tinggal di Kosta Rika oleh warga AS dalam beberapa tahun terakhir.
Asia Makin Dilirik
Tak hanya Amerika Latin, kawasan Asia juga naik daun. Bennis menyebut Thailand dan Singapura sebagai pusat relokasi strategis berkat lingkungan bisnis ramah, layanan kesehatan kelas dunia, dan kualitas hidup yang tinggi. “Banyak warga Amerika melihat tempat tinggal atau kewarganegaraan kedua sebagai polis asuransi terbaik menghadapi ketidakpastian,” jelasnya.
Afrika Ikut Bersaing
Fenomena visa emas kini merambah Afrika. Program kewarganegaraan Botswana yang baru diluncurkan Arton Capital menarik minat besar, dengan 13% peminat berasal dari Amerika Serikat. Hal ini menunjukkan semakin beragamnya destinasi “Rencana B” bagi orang kaya AS.
Pro dan Kontra
Meski populer, program visa emas menuai kritik. Para pakar menilai kebijakan ini kerap menguntungkan orang kaya dan berpotensi mendorong harga properti lokal naik, sehingga menyulitkan warga setempat. Namun, minat tetap tinggi karena banyak keluarga kaya AS ingin membangun portofolio tempat tinggal yang terdiversifikasi demi keamanan masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







