Dubes Afrika Selatan untuk Prancis Nathi Mthethwa Ditemukan Tewas di Paris

AKURAT.CO Duta Besar Afrika Selatan untuk Prancis, Nkosinathi Emmanuel "Nathi" Mthethwa, ditemukan meninggal dunia di luar sebuah hotel di Paris pada Senin, 29 September 2025. Diplomat senior berusia 58 tahun itu sebelumnya dilaporkan hilang oleh istrinya.
Kronologi Penemuan Jenazah
Kejaksaan Paris menyebut Mthethwa dilaporkan hilang setelah istrinya menerima pesan teks yang membuat khawatir. Tidak lama kemudian, jenazahnya ditemukan di lantai dasar Hotel Hyatt Regency, kawasan barat ibu kota Prancis.
Menurut keterangan jaksa, Mthethwa memesan kamar di lantai 22. Jendela kamar yang seharusnya terkunci ditemukan dalam keadaan terbuka paksa. Media lokal, termasuk Le Parisien, melaporkan bahwa sang duta besar diduga meninggal akibat bunuh diri.
Reaksi Pemerintah Afrika Selatan
Kementerian Hubungan Internasional Afrika Selatan menyebut kematian Mthethwa sebagai “kehilangan nasional”. Pihak kementerian juga menegaskan bahwa otoritas Prancis tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematiannya.
“Dalam peran diplomatiknya yang dimulai pada Desember 2023, Duta Besar Mthethwa ditugaskan memperkuat kemitraan penting serta hubungan bilateral Afrika Selatan dan Prancis,” kata Menteri Hubungan Internasional Ronald Lamola, dikutip Sky News, Selasa, 30 September 2025.
“Kepergiannya bukan hanya kehilangan nasional, tetapi juga dirasakan dalam komunitas diplomatik internasional,” tambahnya.
Karier Panjang Nathi Mthethwa
Sepanjang kariernya, Mthethwa dikenal sebagai politikus berpengaruh dengan rekam jejak panjang di pemerintahan Afrika Selatan. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Keselamatan dan Keamanan pada 2008–2009 sebelum kemudian dipercaya sebagai Menteri Kepolisian pada 2009–2014. Kariernya berlanjut ke ranah kebudayaan, saat ia menjabat sebagai Menteri Seni dan Budaya pada periode 2014–2019, lalu Menteri Seni, Budaya, dan Olahraga dari 2019 hingga 2023.
Selain duduk di kabinet, Mthethwa juga tercatat sebagai anggota parlemen sejak 2002 hingga 2023. Pada masa persiapan Piala Dunia FIFA 2010, ia ikut terlibat dalam kepanitiaan nasional sebagai salah satu anggota dewan penyelenggara.
Kementerian Hubungan Internasional menilai Mthethwa sebagai sosok yang berdedikasi penuh bagi bangsa. Dalam pernyataan resminya, kementerian menyebut Mthethwa sebagai “pelayan bangsa yang terhormat, dengan komitmen yang terus ia buktikan melalui kontribusinya di Kongres Nasional Afrika dan berbagai jabatan publik yang diembannya.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







