Usai Gempa Afghanistan yang Menewaskan 27 Orang, Warga Berjuang dari Cuaca Dingin Ekstrem

AKURAT.CO Warga Afghanistan di wilayah utara masih berjuang menggali puing-puing rumah mereka setelah gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Provinsi Samangan pada Senin (3/11/2025) dini hari. Sedikitnya 27 orang tewas dan 956 lainnya terluka akibat gempa yang juga merusak sejumlah situs bersejarah di negara itu.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, Sharafat Zaman, mengatakan bahwa sebagian besar korban berasal dari kota Khulm dan Mazar-e-Sharif, wilayah yang paling parah terdampak gempa. “Warga masih berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dari reruntuhan setelah menghabiskan malam di udara dingin,” ujarnya seperti dikutip AFP, Selasa (4/11/2025).
Gempa terjadi sekitar pukul 01.00 dini hari waktu setempat dengan episentrum 22 kilometer barat daya Khulm, Samangan. Guncangan susulan terus dirasakan warga hingga Selasa pagi, memicu kepanikan di antara para penyintas yang memilih bertahan di ruang terbuka.
“Semalaman kami berada di luar rumah tanpa tidur. Cuaca sangat dingin dan kami takut gempa akan terjadi lagi,” kata Asadullah Samangani, warga Khulm. Ia menambahkan, rumahnya hancur total dan semua perabotan tertimbun puing. “Anak-anak kami sakit karena kedinginan, sementara perempuan kesulitan karena tidak ada tempat berlindung dan toilet,” tuturnya.
Situs Bersejarah Afghanistan Rusak Parah
Selain menelan korban jiwa, gempa juga merusak situs bersejarah penting di Afghanistan utara, termasuk Masjid Biru (Blue Mosque) di Mazar-e-Sharif dan Istana Bagh-e-Jahan Nama di Khulm.
Kepala Dinas Informasi dan Kebudayaan Provinsi Balkh, Mahmoodullah Zarar, mengatakan menara utama Masjid Biru rusak parah, sementara sebagian tembok dan ubin runtuh. “Masjid suci ini merupakan monumen penting dalam sejarah Islam dan membutuhkan restorasi segera,” ujarnya.
Sementara itu, Firozuddin Munib, Kepala Dinas Informasi dan Kebudayaan Provinsi Samangan, menyebut Istana Bagh-e-Jahan Nama yang dibangun pada abad ke-19 mengalami kerusakan serius. “Salah satu menara dan dinding luar runtuh, dan retakan muncul di bagian lain bangunan. Perbaikan harus segera dilakukan karena musim dingin dan hujan dapat memperparah kerusakan,” katanya.
Upaya Penyelamatan dan Tantangan di Tengah Cuaca Dingin
Hingga Selasa sore, tim penyelamat masih beroperasi di beberapa wilayah terdampak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sejumlah fasilitas kesehatan mengalami kerusakan sebagian, termasuk laboratorium di RS Provinsi Samangan yang ambruk dan menghancurkan peralatan medis penting.
WHO menyatakan bahwa operasi tanggap darurat masih berlangsung dengan dukungan tim medis dan unit penyelamat lokal.
Afghanistan, yang kerap dilanda bencana alam, menghadapi kesulitan dalam merespons gempa karena kondisi geografis dan infrastruktur yang lemah. Banyak rumah di pedesaan dibangun dari batu bata lumpur dan kayu, yang mudah runtuh ketika terjadi gempa.
Pada Agustus lalu, gempa di wilayah timur Afghanistan menewaskan lebih dari 2.200 orang dan melukai hampir 4.000 orang, menjadikannya salah satu gempa paling mematikan dalam sejarah modern negara tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








