Acara Family Day di Malaysia Berujung Keracunan Massal, 300 Lebih Orang Terinfeksi

AKURAT.CO Keracunan makanan massal saat acara Family Day salah satu lembaga pemerintah di taman hiburan Petaling Jaya pada 4 Oktober lalu. Dinas Kesehatan Negara Bagian Selangor (JKNS), Malaysia, memastikan penyebab berasal dari makanan dan peralatan dapur yang terkontaminasi.
JKNS menjelaskan, laporan kejadian itu diterima dari Kantor Kesehatan Distrik Petaling pada 6 Oktober, dua hari setelah acara berlangsung. Tim kesehatan kemudian langsung turun ke lokasi untuk menyelidiki sumber keracunan.
Lebih dari 300 Orang Alami Gejala
Hasil pemeriksaan menunjukkan 322 dari 4.710 peserta mengalami gejala seperti diare, muntah, dan sakit perut.
Sebagian besar yang sakit adalah orang dewasa, sedangkan sisanya anak-anak dan remaja.
Semua korban telah mendapat perawatan medis. Tidak ada yang dirawat di rumah sakit atau di ruang ICU, dan tidak ada korban meninggal dunia.
Dapur Taman Hiburan Jadi Sumber Kontaminasi
Menurut JKNS, keracunan terjadi karena beberapa faktor: jumlah petugas masak yang sedikit, makanan disimpan terlalu lama sebelum disajikan, dan adanya kontaminasi silang selama memasak.
Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan sumber keracunan berasal dari dapur taman hiburan tempat makanan disiapkan.
“Sebagai langkah pencegahan, dapur tersebut kami tutup sementara untuk dibersihkan dan disterilkan,” ujar pihak JKNS.
Taman hiburan tidak ditutup seluruhnya karena kontaminasi hanya terjadi di dapur, bukan di area wahana. Setelah dinyatakan bersih dan aman, dapur kembali diizinkan beroperasi.
Peringatan untuk Pengelola dan Masyarakat
JKNS mengingatkan seluruh pengelola makanan agar mematuhi Undang-Undang Makanan 1983 dan Peraturan Kebersihan Makanan 2009.
Pihaknya juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan selama proses memasak, menggunakan bahan segar, memasak hingga matang, serta memastikan makanan dikonsumsi tidak lebih dari empat jam setelah dimasak.
Masyarakat diimbau memilih tempat makan yang bersih, memperhatikan tampilan dan aroma makanan sebelum dimakan, serta segera berobat jika mengalami diare, muntah, atau sakit perut setelah makan di luar rumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







