Warga Korea Selatan Relawan Perang di Ukraina Dikonfirmasi Tewas

AKURAT.CO Seorang warga negara Korea Selatan yang menjadi relawan untuk bertempur di Ukraina melawan Rusia dipastikan meninggal dunia. Konfirmasi ini disampaikan pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, sebagaimana dilaporkan Yonhap News Agency, Kamis (28/11).
Pria berusia sekitar 50-an yang hanya diidentifikasi dengan nama belakang Kim itu dimakamkan pada Selasa di Kyiv. Upacara pemakamannya juga dihadiri pejabat konsuler dari Kedutaan Korea Selatan di Ukraina.
Menurut laporan The Korea Herald, ini merupakan pertama kalinya pemerintah Seoul mengonfirmasi kematian warganya dalam perang Rusia–Ukraina.
Kim diyakini tewas dalam pertempuran di wilayah Donetsk, Ukraina timur, pada Mei lalu. Pemerintah Ukraina disebut telah memberi tahu Korea Selatan mengenai kematian Kim dan jadwal pemakamannya.
Pemerintah Korea Selatan menyatakan memberikan bantuan konsuler kepada keluarga mendiang.
Sebelumnya beredar laporan bahwa sejumlah warga Korea Selatan bergabung sebagai relawan dalam perang tersebut, namun pemerintah Korea Selatan belum memberikan konfirmasi dan menyebut masih memverifikasi informasi itu.
Perang antara Rusia dan Ukraina yang sudah berlangsung lebih dari tiga tahun menyebabkan jutaan orang tewas, terluka, atau kehilangan tempat tinggal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







