Relief Kuil Zeus Romawi Kuno Ditemukan di Dinding Rumah Warga di Turki

AKURAT.CO Relief batu dari kuil kuno yang didedikasikan untuk dewa Zeus pada era Romawi masih terpelihara di dalam dinding dan fondasi bangunan rumah warga di sebuah desa di wilayah Laut Hitam, Turki. Warga setempat bersama otoritas terkait menjaga dan melindungi peninggalan bersejarah tersebut.
Direktorat Museum Provinsi Kastamonu menyebutkan kuil tersebut didirikan oleh pendeta pagan bernama Gaios pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Caracalla, yang berkuasa pada tahun 198 hingga 217 Masehi. Pembangunan kuil itu kemudian diselesaikan pada tahun 279 M oleh Alexandros, putra Gaios.
Sejumlah batu relief dari kuil tersebut masih dapat ditemukan hingga kini. Pada masa lalu, warga menggunakan batu-batu itu sebagai bagian dari fondasi dan dinding rumah. Seluruh batu relief yang tersisa telah diberi nomor dan didaftarkan secara resmi oleh Direktorat Museum, sehingga menarik perhatian para pengunjung yang datang ke desa tersebut.
Kuil Zeus itu berada di kawasan permukiman Meyre, sehingga dikenal pula dengan sebutan Kuil Zeus Meyre. Kepala Desa Aktastekke, Mustafa Cetin, mengatakan situs tersebut memiliki nilai sejarah yang penting bagi wilayah setempat.
Menurut Cetin, kuil tersebut mengalami kerusakan selama berabad-abad akibat pengambilan batu oleh warga pada masa lalu. Namun, Direktorat Museum telah mendokumentasikan dan mengamankan batu-batu relief tersebut dalam kegiatan pembersihan yang dilakukan pada 2007. Ia menilai renovasi dan pelestarian lanjutan dapat mendorong sektor pariwisata daerah.
Warga desa, Cemal Cetin, mengatakan masyarakat setempat menjaga batu relief yang menjadi bagian dari rumah mereka dengan penuh kehati-hatian. Ia berharap penggalian arkeologis dapat dilakukan untuk mengungkap lebih banyak peninggalan di lokasi tersebut.
Warga lainnya, Necmettin Sahin, menyebutkan batu relief serupa masih terdapat di fondasi rumah keluarganya yang diwarisi dari sang ayah. Beberapa batu tersebut menampilkan ukiran figur, termasuk motif pohon dan hewan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







